Mohon tunggu...
Filma Dewi Lukito
Filma Dewi Lukito Mohon Tunggu... See The World By Writing

See The World By Writing

Selanjutnya

Tutup

Media

Media Digital Vs Media Analog dan Peluang dalam Menulis

14 September 2020   11:08 Diperbarui: 14 September 2020   11:19 147 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Media Digital Vs Media Analog dan Peluang dalam Menulis
Digital VS Analog|Dokpri

Zaman berkembang, semua tak lagi stagnan. Internet menjadi pematik perubahan. Menurut kamu, apa saja yang sudah berubah semenjak ada internet? Banyak hal, kan?

Teknologi menjadi salah satu yang terdampak. Masyarakat digital menggambarkan kuatnya pertemuan media dan internet.

Media informasi misalnya. Ingin tahu dong!, kalian biasanya tahu suatu informasi di era milenial ini dengan cara seperti apa sih? Apa harus membeli media cetak seperti koran, majalah, dan lainnya, atau lebih suka yang bisa diakses dengan mudah tanpa pergi ke mana-mana?

Kalau jawabanmu lebih suka dengan akses yang mudah, wah kita sama nih!

Banyak hal yang menjadi alasan mengapa kita dapat menyukai media informasi dengan kemudahan akses. Akses yang mudah menjadi salah satu ciri media digital, loh! Lalu apa saja ciri media digital dan apa bedanya dengan media analog?

Berikut penjelasannya...

Media digital lebih dikenal dengan media yang terakses internet dan merupakan bentuk dari konversi media analog.

Misalnya, e-magazine. Sebelum media analog terkonversi, majalah dikumpulkan dan dicetak menggunakan mesin cetak secara manual dan disebarkan dalam bentuk fisik. Namun di era digital, majalah sudah dapat dinikmati dalam bentuk online sehingga disebut sebagai e-magazine.

Perbedaan yang ada dalam media analog dan digital juga menandakan ciri media tersebut, loh!. Berikut perbedaannya:

  • Pola Komunikasi
    Komunikasi yang terjadi di dalam media digital bersifat dua arah dan interaktif. Sedangkan analog hanya bersifat satu arah.
  • Keurutan
    Saat membaca media informasi analog, kita terbiasa untuk membaca halaman secara urut (linear). Dalam media digital sebaliknya (nonlinear)
  • Keringkasan, Kelengkapan, dan Kebenaran
    Media analog memiliki isi yang lebih lengkap dan minim akan adanya bias dan hoaks. Namun di sisi lain, media digital memiliki sifat yang lebih ringkas dan juga punya peluang untuk memaksimalkan kelengkapan informasi
  • Akses
    Sudah tahu kan kalau media digital dapat kita akses kapan saja, di mana saja, dan dalam kondisi apapun?
    Berbeda dengan media digital, akses untuk media analog masih terbilang terbatas dan minim. Pada abad ke 21 ini, media digital lebih bersifat ekonomis ketimbang media analog yang memerlukan biaya produksi tinggi.
  • Kemampuan untuk dipercaya
    Media analog memiliki aspek kepercayaan lebih tinggi daripada digital. Produksi secara massal dan satu arah turut memperkuat bahwa media analog lebih bersifat sah/resmi. Sedangkan media online lebih beraspek individu.

Poin-poin di atas menjadi penting karena memiliki kaitan dengan aspek sebagai berikut:

  • Kredibilitas
    Media harus dapat memberikan informasi secara benar dan disiplin verifikasi
  • Identifikasi
    Konsep komunikasi dalam bermedia ditujukan untuk mampu menarik banyak audiens dan pembaca
  • Bias
    Media harus bersikap objektif
  • Transparansi
    Memang suatu media harus bersikap objektif, namun juga diharapkan untuk menunjukkan keterbukaan.
    Perspektif media harus ditunjukan dengan identifikasi yang jelas sehingga pembaca memiliki poin dan penilaian yang jelas terhadap media
  • Akuntabilitas
    Media harus mampu dan mau untuk bertanggung jawab. Hal ini biasanya dapat dikaitkan dengan informasi yang disajikan.

Aspek di atas turut menjadi prinsip yang baiknya dijalankan oleh media. Tak hanya media, hal itu juga menjadi penting untukmu dalam menuliskan informasi di media, ya!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x