Mohon tunggu...
Evi Siregar
Evi Siregar Mohon Tunggu... Dosen - Dosen-peneliti

Bekerja di sebuah universitas negeri di Mexico City.

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Artikel Utama

Mengenal Lebih Dekat Machu Picchu dan Kuliner Peru

20 November 2021   07:40 Diperbarui: 21 November 2021   04:34 1837
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Machu Picchu. Dokumentasi pribadi.

Jauh sebelum adanya kebudayaan Inka, pada tiga ribu tahun sebelum Masehi, wilayah Cusco (terutama Machu Picchu dan sekitarnya) didominasi kebudayaan Marcavalle. 

Sayangnya, belum banyak informasi yang berhasil ditemukan untuk menjelaskan siapa dan bagaimana kebudayaan Marcavalle. Pada perkembangan berikutnya yang ada hanya kebudayaan-kebudayaan kecil, sampai munculnya kebudayaan Inka (1197-1572).

Machu Picchu dibangun pada tahun 1450 ketika Inka dipimpin Pachacutec (1418-1481), raja kesembilan Inka. Pachacutec menjadi raja pada tahun 1438. Ia melakukan banyak reformasi dan membuat bangunan-bangunan besar (sekarang semua telah menjadi situs arkeologis) dengan arsitektur yang sangat menakjubkan, di antaranya Coricancha Temple di kota Cusco, kota Ollantaytambo, dan Machu Picchu. 

Pachacuteclah yang membuat Inka menjadi sebuah imperium besar, yang diberi nama Tahuantinsuyo (1438-1533), yang menguasai wilayah dari Kolombia, Bolivia, Ekuador, Peru, Chile, sampai Argentina.

Ollantaytambo. Dokumentasi pribadi.
Ollantaytambo. Dokumentasi pribadi.

Tujuan utama dibangunnya Machu Picchu adalah untuk kegiatan keagamaan, meskipun juga berfungsi sebagai titik kontrol keamanan kerajaan. Namun, pada masa kejayaan imperium Inka, selain menjadi pusat kegiatan keagamaan, Machu Picchu juga menjadi pusat kegiatan perekonomian. 

Pada waktu itu, penduduk yang tinggal di sana (keluar-masuk kota karena kegiatan keagamaan dan perdagangan) diperkirakan antara 300 sampai 1000 orang.

Ketika Pachacutec wafat, pembangunan Machu Picchu masih dilakukan dan diteruskan anaknya, Tupac Yupanqui. Namun, pamor Machu Picchu mulai memudar dan jatuh ketika bangsa Spanyol datang dan menaklukkan Tahuantinsuyo pada dekade 1530-1540. 

Perlawanan terakhir bangsa Inka terhadap orang-orang Spanyol terjadi pada periode Vilcabamba (1537-1572). Menurut catatan, Machu Picchu ditinggalkan penduduknya pada tahun 1537, karena banyak dari mereka bergabung mendukung raja Inka melawan bangsa Spanyol.

Pada tahun 1572 bangsa Spanyol berhasil mematahkan pertahanan terakhir orang-orang Inka. Sejak itu, selesai peradaban Inka, demikian juga dengan Machu Picchu, tak lagi dihuni oleh penduduk, tetapi masih ada orang yang terus tinggal di sana. 

Arkeolog Carmela Lopez mengatakan, ketika Hiram Bingham tiba di Machu Picchu pada tahun 1911, ada dua keluarga yang tinggal di sana.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun