Mohon tunggu...
Ermansyah R. Hindi
Ermansyah R. Hindi Mohon Tunggu... Lainnya - Free Writer, ASN

Bacalah!

Selanjutnya

Tutup

Metaverse Pilihan

Metaverse: Setelah Dua Hal, Sesuaikah dengan Wujud Nyata?

22 Oktober 2022   21:55 Diperbarui: 22 Oktober 2022   22:04 279
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi permainana Metaverse (Sumber gambar : catchplay.com, 2018/04/14)

Hasrat dan Fantasi

Pertunjukan tarian virtual, didukung busana yang serasi. Ruang ekspresi dibangkitkan oleh hasrat dan fantasi atas kehidupan di dunia nyata. 

Setiap ruang ekspresi ada dalam ketidakhadiran obyek, bukan ketidakhadiran diriku sendiri, yang tidak bisa dipersepsi atau dialami. Kesempatan menari sama tujuannya ketika bersenang-senang untuk mengungkapkan sejauh mana kemampuan untuk menyelesaikan satu peristiwa di dunia nyata. 

Kesenangan terhadap jenis tarian dan busana mengarah pada kemiripan permainan metaverse sebagai tujuan bersama.

Hasrat untuk menari sama pentingnya hasrat untuk menciptakan. Bagaimana gambaran kota impian ditaburi warna-warni di tengah kerlap-kerlip cahaya merupakan fantasi tentang kota masa depan, yang dipisahkan dengan ruang kosong. 

Pergerakan fantasi tanpa cahaya gelap dan terang dalam perbedaan hasrat terhadap dunia nyata. "Aku menari." "Aku berekspresi sesuatu." Ruang kosong diintimi tidak lebih dari kelenyapan esensial. 

Hasrat untuk menari bukanlah pemenuhan intuisi dalam dunia virtual, tetapi dunia nyata dalam ketidakhadiran obyek antara realitas dan representasi pengalaman. Perbedaan yang nyata dari tiruan.

Peristiwa yang dulunya dianggap tidak masuk akal kelak akan terjadi kenampakan dunia virtual yang berbeda dari hasil pencapaian pengetahuan. Kecuali hasrat untuk mengetahui, ketika fantasi bebas, yang mulanya dianggap kosong melompong. 

Ruang bebas dalam kehidupan yang terhingga bergerak dari hasrat untuk mengetahui ke hasrat untuk menciptakan permukaan tubuh virtual, yang sama sekali belum dialami atau dilihat di dunia nyata.

Ketidakjarakan wujud virtual dan wujud kehidupan sehari-hari akan disemarakkan dengan pertunjukan olah keterampilan memata-matai, mengintai pertemuan rahasia, dan memilih teman yang aneh di belakang meja makan atau meja kerja. "Anda pilih menu sajian, benda-benda yang menjanjikan atau jenis tontonan apa saja." 

Pengalaman metaverse memiliki tantangan tersendiri, satu diantaranya, bagaimana menggambarkan, menganalisis, dan menentukan penciuman atas cita rasa atas benda-benda di sekitarnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
Mohon tunggu...

Lihat Konten Metaverse Selengkapnya
Lihat Metaverse Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun