Mohon tunggu...
Humaniora Pilihan

Satu Kesatuan, Ideologi dan Lingkungan

28 Februari 2016   21:30 Diperbarui: 28 Februari 2016   22:23 207
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

3.      Pendukung Kontrak Sosial

Pendukung Kontrak adanya perusahaan dan atau organisasi – organisasi lainnya harus terdapat izin dari masyarakat. oleh sebab itu, masyarakat harus dihargai menjadi prioritas utama.

4.      Ekologiwan Sosial

Ekologikal Sosial memberikan perhatian kepada lingkungan sosial dan berpendapat bahwa organisasi – organisasi besar sangat berpengaruh dalam timbulnya masalah – masalah sosial dan seharusnya mereka membantu untuk menyelesaikan masalah – masalah tersebut.

5.      Sosialis

Sosialis meyakini bahwa sturktur dalam masyarakat dan juga sistem kepemilikan diatur kembali

6.      Feminis Radikal

Feminis Radikal meyakini bahwa ada yang salah dalam sistem sosial, maka dari itu sangat dibutuhkannya nilai – nilai yang lebih feminin seperti cinta, belas kasihan, dan juga kerja sama.

7.      Ekologiwan Dalam

Ekologiwan Dalam meyakini bahwa manusia tidak memiliki hak yang lebih tinggi daripada hak makhluk hidup lainnya.

Pada jaman yang sudah semakin maju seperti sekarang ini, tidak dapat dipungkiri bahwa banyak bermunculan produsen – produsen baru. Hasilnya, pencemaran lingkungan terjadi di mana – mana, karena limbah pabrik yang mengganggu keselarasan alam. Produsen – produsen tersebutlah yang seharusnya menjadi orang pertama yang menjadi pedoman bagi masyarkat agar tetap menjaga kelestarian lingkungan. Persuasi kepada masyarakat mengenai pentingnya lingkungan bagi kelangsungan hidup manusia akan sedikitnya membantu menyadarkan masyarakat untuk mencintai lingkungannya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun