Mohon tunggu...
M. ERIK IBRAHIM
M. ERIK IBRAHIM Mohon Tunggu... Freelancer - Mahasiswa Pendidikan Agama Islam - Universitas Islam Sultan Agung

Berbagi tulisan dari pengalaman pribadi

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Ketika Kunci Rumah Hilang

30 September 2022   08:41 Diperbarui: 30 September 2022   08:40 63 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi gambar by Pixabay oleh qimono | Sebuah miniatur rumah beserta kuncinya

Linglung.... Bingung... Campur aduk.. Pikiran kalang kabut. 

Dimana? Dimana kunci ku..? 

Rogoh saku celana, saku baju, garuk garuk kepala. Meredam emosi dan menenangkan diri. 


"Perasaan tadi ". Tubuh meringkuk dan menunduk sembari menapaki jalan jalan, penuh kehati harian. 

Risau gegap-gempita dan mengguntur kalbu. Bagaimana kalau tidak jumpa? 


Menyeka air mata disela-sela berjalan... 

Sejauh mata memandang. Peluh keringat berjatuhan.... 

Menepi sejenak . Mengingat ingat kembali... 


Perangai nya sudah tak menentu... 

Tapi. Harus sejenak berprasangka baik. 

Menepi di sebuah surau sejenak. Muara pinta di panjatkan... 


Tangan menengadah, mengepal, seraya berdoa... 

Ditambah lagi... Letih, raga ingin rapuh melanda dan terbesit di jiwa raga... 


Memuai rasa ini ketika mencari... 

Pinta... Tolong... Ucapan... Gerak gerik... ,apalagi yang kurang.... 


# Semarang, 30 September 2022

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan