Mohon tunggu...
M. ERIK IBRAHIM
M. ERIK IBRAHIM Mohon Tunggu... Freelancer - Mahasiswa Pendidikan Agama Islam - Universitas Islam Sultan Agung

Berbagi tulisan dari pengalaman pribadi

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Sisa-sisa Makanan Manis

27 September 2022   15:43 Diperbarui: 27 September 2022   15:46 126 11 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sore ini. Badan terkulai lemah. Terjerembab dalam retakan bebatuan kesukaran. Minum makan manis

Es sirup, kolak pisang, memuai semua diperut, berdendang. Penuh terlena.

Tolong...! Bising ke telinga lebar sebelah kiri

Berhenti...! Cuitan riuh ditelinga kanan


Bergumam sejenak, perigi asa pola makan harus ku kukuhkan, tegakkan . Agar badan senantiasa aman. 

Bilik kamar ku buka lebar lebar... Agar cahaya senantiasa merekah dan keluar... 


Piring, garpu sendok...! Jangan dulu, detik-detik jam waktu belum silih berganti. Menanti azam busung lapar. 

Sisa-sisa makanan manis. Ngilu gigi geraham memandangnya. 

Sejenak ku tandaskan pena, tuk nyari helai helai kesibukan.... 


Raut muka dan kening. Ku mampatkan... 

Sisa sisa makanan manis. Semoga jangan lagi.. Kau terus angan angan dan terngiang-ngiang

Semarang, 27 September 2022


1

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan