Mohon tunggu...
Elvidayanty Darkasih
Elvidayanty Darkasih Mohon Tunggu... Freelancer - Pekerja lepas

Email : elvi.jambi@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Diary Artikel Utama

Mengajak Kucing Adopsi Jalan-jalan, Kenapa Tidak?

24 April 2021   00:27 Diperbarui: 26 April 2021   15:00 2007
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Mendengarkan radio sambil tiduran di mess lapangan. (Foto : Elvidayanty)

Saat pulang ke Kota Jambi dan harus ke kantor, sesekali saya membawa Klempus ke kantor. Sebelum membawa Klempus ke kantor, pastikan dulu tidak ada yang alergi atau phobia dengan kucing di ruangan. Lalu meminta izin pada atasan untuk membawa kucing peliharaan. 

"Wah...yang lain pada bawa anak ke kantor, kamu bawa kucing." Kata teman yang satu ruangan kerja dengan saya. Hari pertama membawa Klempus ke kantor menjadi heboh karena anak-anak teman saya berusaha mengajak Klempus bermain, tapi Klempus lebih suka tidur di dekat laptop saya. 

Klempus saat berada di kantor, tidur nyenyak di atas meja kerja. (Foto : Elvidayanty)
Klempus saat berada di kantor, tidur nyenyak di atas meja kerja. (Foto : Elvidayanty)

Bantu periksa laporan kegiatan. (Foto : Elvidayanty)
Bantu periksa laporan kegiatan. (Foto : Elvidayanty)

Mungkin, karena bawaannya yang tenang dan tidak rusuh, saya tidak pernah dilarang membawa Klempus ke kantor. Hanya saja, saat teman satu ruangan saya ada yang hamil, saya tidak pernah membawa Klempus ke kantor sampai teman saya melahirkan. 

Mengadopsi kucing memang dibutuhkan kesabaran. Kucing yang diadopsi sejak bayi, mungkin lebih mudah dilatih dan diajarkan banyak hal seperti Klempus.  

Tidak terasa, hampir 6 tahun Klempus menjadi keluarga saya. Banyak pengalaman hidup yang kami lewati bersama. Ketika bis DAMRI rusak di perjalanan akibat menabrak seekor babi hutan, saya berdua Klempus terdampar semalaman di sebuah mushalla. 

"Aku tuh merasa aneh kalo makan di kafe sendirian, makanya aku nggak pernah makan sendirian di kafe." Ucap kakak suatu hari. 

"Aku malah dilihat aneh sama orang lain kalo makan berdua." Jawab saya.

"Kamu makan sama siapa?" Tanya kakak heran. 

"Sama Klempus." Jawab saya kalem. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun