Mohon tunggu...
Eko Irawan
Eko Irawan Mohon Tunggu... Penulis - Menulis itu Hidup
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Pantang mundur seperti Ikan

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Kupas Kendala Penulis Genre Fiksiana: Terlalu Asyik dalam Dunianya

13 Oktober 2021   15:34 Diperbarui: 13 Oktober 2021   15:38 369
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

D oke garage koleksi Eko irawan
D oke garage koleksi Eko irawan

Projek bangunan rumah diecast dokpri Eko irawan
Projek bangunan rumah diecast dokpri Eko irawan

Selain untuk Hobby fotografi makro khusus diecast, berkumpul dengan koleksi diecast adalah metodelogi menjaga moodbooster menulis agar tetap survive. Jiwa kanak kanak yang gembira dan bebas berimajinasi adalah semangat yang terus saya tumbuhkan agar semangat menulis fiksi tetap bertahan. Itu cara saya, bagi penulis yang lain tentu berbeda cara. Karena tiap orang, punya Hobby masing masing. 

Koleksi buku sejarah dan diecast, dokpri Eko irawan
Koleksi buku sejarah dan diecast, dokpri Eko irawan

Selain diecast, pernik perlengkapan Hobby Reenactor, saya juga membangun perpustakaan khusus buku sejarah. Wal hasil kamar pribadi saya seperti gudang, museum, perpustakaan, studio foto, markas pejuang, kantor dan penuh dengan barang yang rawan diambil keponakan ketika tiba tiba nyelonong masuk ambil mainan diecast. Itulah dunia penulis fiksi. 

Terjebak dalam idealisme dunia yang diciptakannya sendiri. Bukan menulis untuk project obsesiumnya, tapi malah sibuk dengan membangun diorama untuk background ceritanya kelak. Bahkan lagi asyik bikin foto seperti ini, malah digangguin si bocil yang penasaran Ama koleksi diecast 

Cover puisi cinta dua merah dokpri
Cover puisi cinta dua merah dokpri

Munculah pertanyaan, om, sudah tua kok mainan mobil mobilan? Itulah kenapa seorang penulis fiksi itu butuh ekstra berimajinasi, ternyata untuk memperoleh bahan tulisannya. 

Memang proses membangun fiksiana ini Sangat-sangat melelahkan, dan saya tahu bahwa saya tidak sendirian. Akhirnya, sekarang saya malah fokus kembali menulis chapter dan bab serta meneruskan ceritanya karena setelah berkunjung ke banyak sumber, ternyata J.R.R Tolkien, J.K. Rowling, dan banyak novelis fantasi lainnya juga mengalami hal yang sama sebelum menelan bulat-bulat fakta yang berbunyi:

"Pembacamu tak perlu tahu akan semuanya."

Menurut saya pribadi, alangkah baiknya bila dunia yang kita cipta justru berkembang bersamaan dengan plot yang kita tulis sehingga tidak bertumpuk-undung satu sama lain.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun