Mohon tunggu...
Efa Butar butar
Efa Butar butar Mohon Tunggu... Penulis - Content Writer

Content Writer | https://www.anabutarbutar.com/

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Cerita Traveller Saat di Negeri Tirai Bambu dan Pentingnya Survei Informasi Sebelum Pelisiran

17 Juli 2018   18:22 Diperbarui: 18 Juli 2018   08:01 965
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto: indonesiaviva.com

Beberapa waktu lalu, ada seorang pelanggan yang menghubungi Customer Service Iziroam - yang kebetulan saya yang menangani - dengan kondisi sangat marah. Kalimat demi kalimat dilontarkan untuk mengeluarkan uneg-uneg yang bersangkutan. Tak hanya via telepon, rasa kecewa tersebut juga disampaikan melalui whatsapp CS IziRoam.

Sebagai informasi, IziRoam sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan modem WiFi keluar negeri. Dan sebagai seorang CS, ada banyak pengetahuan dan ilmu baru baik dari produk knowledge yang disampaikan oleh perusahaan, yang saya pelajari secara otodidak dari tanggungjawab saya, juga dari beragam masukan termasuk komentar tak sedap pelanggan yang dapat saya bagikan kepada pembaca tentang sebelum melakukan perjalanan keluar negeri, saat melakukan perjalanan, termasuk setelah perjalanan.

Begitu telepon saya angkat, nada tinggi menghiasi di ujung sana. Sejujurnya, jika saya memosisikan diri sebagai seorang yang bukan berasal dari perusahaan, itu telepon sudah saya tutup. Hahaha. Tapi berhubung saya sedang berada di bawah atap perusahaan, emosi itu saya redam. Pelanggan adalah raja bukan?

Jadi, inti dari permasalahan Beliau adalah kuota internet selama berada di China terus berjalan, sementara setiap aplikasi yang dibuka tidak ada yang berhasil beroperasi. GUE DIRUGIIN! Seperti itu kira-kira.

Oh ya, sebelum mengulas lebih jauh, saat pelanggan marah, di saat yang bersamaan kita (CS) harus menarik nafas panjang-panjang dan tersenyum agar amarah tidak ikut menembus sanubari. Dih, paan sihhhh? Ya yang jelas, jangan sampai amarah pelanggan memengaruhi emosi akhirnya kamu ikut terbawa amarah. 

Bukannya menyelesaikan masalah, amarahmu akan membuat emosi pelanggan semakin terpancing dan taruhannya adalah nama perusahaan. Apalagi kalau CS start up. Banyak-banyakin doa deh sebelum berhadapan sama pelanggan walaupun tak bertemu secara tatap muka. Ujung tombak wibawa dan nama baik perusahaan ada di pelayanan CS.

Usai berbicara panjang lebar, akhirnya saya diberi kesempatan untuk berbicara. Dan setelah mengajukan permohonan maaf, pertanyaan pertama yang saya lontarkan pun akhirnya menyelesaikan permasalahan.

"Sudah memiliki aplikasi VPN belum ya Bu?"

Dan jawaban Beliau adalah "Apaan itu?....."

Beberapa Aplikasi Disensor di China

Nah, sebelum pelisir ke suatu tempat, ada baiknya segala bentuk informasi dikumpulkan terlebih dahulu demi kelancaran perjalanan selama di negara tersebut. Ini juga berdampak ke kenyamanan, keselamatan, bahkan keuangan traveller di negara tujuan.

Jika aplikasi-aplikasi tersebut di atas tidak bisa digunakan, maka traveller bisa saja kebingungan mencari informasi yang diinginkan, berbagi kabar ke keluarga yang ditinggal di tanah air. Bahkan, jika kedatangannya ke China adalah untuk urusan bisnis namun aplikasi tidak bisa digunakan tentu akan merugikan pelanggan.

Jadi, di China, ada beberapa aplikasi yang memang disensor dan tidak bisa dioperasikan sementara di Indonesia bisa dengan leluasa diakses. Beberapa diantaranya: Whatsapp, Facebook, Instagram, Twitter, Snapchat, dan beberapa aplikasi lain.

Aplikasi-aplikasi tersebut di atas hanya bisa digunakan jika traveller telah memiliki aplikasi VPN di ponsel pintarnya atau terkoneksi dengan modem WiFi yang didesign khusus untuk dapat digunakan di China tanpa perlu menginstal aplikasi VPN terlebih dahulu.

Kabar baiknya dari masalah ini adalah disetiap pemesanan berikutnya dengan tujuan China, IziRoam selalu mengingatkan semua pelanggan yang akan melakukan perjalanan ke China untuk memastikan bahwa aplikasi VPN telah terinstal dengan baik. Atau memberi penawaran apakah pelanggan yang bersangkutan ingin menggunakan modem WiFi yang tidak membutuhkan aplikasi VPN tentu dengan harga yang berbeda.

Pentingnya Survei sebelum Pelisir Demi Kenyamanan, Keamanan dan Keuangan Traveller

Jika saja sebelumnya pelanggan tersebut telah melakukan survei terlebih dahulu tentang Negeri Tirai Bambu tersebut, tentu tak akan ada rasa kecewa dan kesal.

Pentingnya melakukan survei sebelum bepergian adalah agar traveller dapat mempersiapkan diri tentang aturan yang berlaku di negara tersebut. Termasuk mengenai aplikasi yang disensor dan solusi yang bisa digunakan mengenai aturan itu.

Buat kamu yang memiliki rencana liburan kemanapun, baik dalam maupun luar negeri, persiapan tak hanya sekedar pakaian, kosmetik dan hal-hal yang bisa disentuh. Informasi juga adalah persiapan paling penting yang perlu dibuat selengkap mungkin agar perjalanan terasa menyenangkan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun