Mohon tunggu...
Dr Abidinsyah Siregar
Dr Abidinsyah Siregar Mohon Tunggu... Dokter - Ahli Utama

Saat ini menjadi Ahli Utama pada BKKBN dengan status dpk Kemenkes RI Pangkat Pembina Utama IV/E. Terakhir menjabat Deputi BKKBN (2013-2017), Komisioner KPHI (2013-2019), Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisonal Alternatif dan Komplementer Kemenkes (2011-2013), Sekretaris Itjen Depkes (2010-2011), Kepala Pusat Promosi Kesehatan Depkes RI (2008-2010)< Sekretaris Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) (2005-2008), Kepala Bagian Tata Usaha Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara di Medan (2002-2005). Mengawali karis sebagai Dokter Puskesmas di Kabupaten Dairi (1984). Alumnus FK USU ke 1771 Tahun 1984.

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Pilihan

Indonesiaku, ke Mana Kini Arah Kebangkitanmu?

24 Mei 2022   11:48 Diperbarui: 24 Mei 2022   11:52 146
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Keadaan semakin berat, ketika oknum-oknum penyelenggara Pemerintahan ikut-ikutan diam apalagi membiarkan, seperti tak menemukan pasal yang bisa digunakan untuk mengantisipasi dan membuang benih kebencian diantara rakyatnya.

Keterbelahan anak Bangsa, serasa membuat frustrasi sebahagian masyarakat.

Tabiat buruk pun menjadi subur, seperti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme yang seakan resmi dan terang-terangan.

Terbaca seakan, keterbelahan dibiarkan untuk menyerap perhatian sehingga penyimpangan seperti  KKN berjalan mulus luput dari perhatian.

Dalam kondisi seperti itu, menjadi sulit membayangkan kearah mana masa depan Indonesia sedang diarahkan.

Apakah masih berkomitmen sejalan dengan cita-cita Proklamasi 1945?.

MASIH BANGKITKAH INDONESIA, KEMANA ARAH KEBANGKITAMU.

Kita, Bangsa ini, jangan pernah membiarkan kebhinekaan terpolarisasi menjadi Cebong dan Kadrun.

Berhentilah.
Itu hanya memberi bau busuk dimulut. Dan menjadikan Hati hitam tak punya rasa.  

Negeri dan Bangsa ini kaya, bahkan boleh jadi terkaya didunia. Kaya buminya, kaya budayanya, kaya alam dan keindahannya, kaya fauna dan floranya, kaya sumberdaya alam dan manusianya.
Inilah potongan surga didunia.

Peristiwa dikeluarkannya Adam dan Hawa dari Surga, adalah peringatan keras Sang Kreator.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun