Mohon tunggu...
Gobin Dd
Gobin Dd Mohon Tunggu... Buruh - Orang Biasa

Menulis adalah kesempatan untuk membagi pengalaman agar pengalaman itu tetap hidup.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Senyuman Mikel Arteta dan Kartu Kuning untuk Jose Mourinho di Tahun Baru

2 Januari 2020   08:29 Diperbarui: 2 Januari 2020   08:25 234
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Tetapi dalam laga melawan Manchester United, Arteta memasukan kedua pemain ini dalam starting eleven. Keduanya tampil gemilang. Selain itu, lewat laga ini publik juga menilai kalau Arteta mulai menemukan kualitas Pepe, pencetak gol pertama Arsenal.

Kemenangan Arsenal atas Manchester United bisa menjadi papan loncatan untuk memperbaiki performa Arsenal. Salah satu tujuan Arteta di Arsenal adalah untuk memperbaiki relasi antara para pemain Arsenal dengan para pemain (Mirror.co.uk 2/2/20).

Para fans ingin agar Arsenal bermain cepat dan menunjukkan sepak bola menyerang seperti yang mereka tunjukkan dalam laga melawan Manchester United.

Jose Mourinho Mendapat Hadiah Kartu Kuning

Sementara itu, laga antara Tottenham Hotspur dan Southanpom tidak hanya memberikan kekalahan kepada Tottenham tetapi juga laga ini diwarnai oleh ulah pelatih Jose Mourinho. Ulahnya itu berujung pada kartu kuning.

Ulahnya itu berawal dari gol penyama kedudukan yang dicetak oleh Harry Kane yang tidak disahkan. Mourinho tidak puas dengan keputusan itu. Tidak sampai di situ, Mourinho bahkan nekad mendekati kursi para pemain lawan, Southampton.

Bahkan Mourinho dinilai mengeluarkan kata-kata tertentu kepada tim staf lawan. Atas sikapnya itu, pengadil lapangan pun memberikan kartu kuning kepada Mourinho.

Sikap Mourinho boleh saja menunjukkan kekecewaan atas hasil pertandingan. Mourinho juga mengakui kalau dia pantas mendapat kartu kuning atas aksinya itu (goal 2/2/20).

Sikap Mou merupakan salah satu ekspresi ketidakpuasan dengan yang terjadi di lapangan. Tuntutan kompetesi dan kerja menjadikan seorang pelatih seperti Mou bisa berulah yang berujung pada lahirnya kartu kuning.

Mikel Arteta dan Jose Mourinho hampir mempunyai nasib serupa di kompetesi liga Inggris musmi ini. Arteta datang menggantikan Unai Emery yang dipecat Arsenal. Sementara Mou datang menggantikan Poccetino yang dipecat Tottenham. Pendeknya, dua manajer baru ini dikontrak untuk memperbaiki penampilan tim mereka masing-masing.

Meski demikian, pada pertandingan awal tahun baru 2020 keduanya memiliki nasib yang berbeda.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun