Mohon tunggu...
Puisi

Merayakan Kesedihan(nya)

18 Desember 2018   16:48 Diperbarui: 18 Desember 2018   17:58 0 2 2 Mohon Tunggu...

Aku turut simpati.

Tapi pada kesedihanmu, ada yang aku syukuri.

Mari menyesap coklat panas berdua seperti sediakala.

Sebelum kita berjarak karena kisah hidup yang terus bergerak.

Teras rumah, 19:40.

16 Desember 2018.