Mohon tunggu...
Dina Amalia
Dina Amalia Mohon Tunggu... Penulis - Penulis Independen

Penulis Independen. Ramai dalam tulisan. Hidup pada dunia puisi dan literasi yang berkiprah pada penulisan buku serta media. Menulis berdasarkan fakta dan kebenaran serta pengalaman hidup yang ditata rapih.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sajak Istimewa: Kepalsuan Orang Kota

12 November 2022   18:38 Diperbarui: 12 November 2022   18:39 74
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Hiruk pikuk kota
Tempatnya beradu nasib insan manusia
Ternyata juga menjadi pusat ambisi dunia

Wilayah kaum berdasi
Yang menjajaki kota pagi-pagi
Demi sesuap simpati

Wilayah kaum hits layar kaca
Yang bermegah ruwah untuk berlomba
Demi pujian dan pujaan semata

Orang-orang kaya katanya
Tapi paling miris aslinya
Orang-orang penting kabarnya
Tapi awam kenyataannya

Hidup dan aktif di dunia maya
Tapi mati ketika bertegur sapa di dunia nyata
Begitu ramai dalam dunia maya
Tapi tak ada kehidupan di dunia nyata

Nyatanya semua itu hanya kepalsuan belaka
Yang melampaui realita
Demi serangkai nama 'Orang Kota'

Inikah kota?
Pusatnya kepalsuan dunia

Penulis: Dina Amalia
Jakarta, 12 November 2022.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun