Politik

Konsep Politik dan Sistem Politik

13 September 2017   23:57 Diperbarui: 14 September 2017   00:01 2215 0 0

Pengertian politik selama ini belum memiliki definisi yang seragam pada. Umumnya dapat dikatakan bahwa politik ialah bermacam-macam kegiatan suatu sistem politik (negara) yang menyangkut proses menentukan tujuan tujuan dari sistem itu dan melaksanakan tujuan tujuan itu. Tujuan tujuan itu dapat berupa pengambilan keputusan mengenai apa yang menjadi tujuan sistem politik itu sendiri dimana menjadi penseleksian antar beberapa alternatif dan sekala prioritas dari tujuan itu. Kemudian pengambilan keputusan tersebut diwujudkan dalam kebijaksanaan kebijaksanaan umum yang menyangkut pengaturan dan pembagian. Di perlukanya kekuasaan atau kewenangan ini dimaksudkan untuk membina kerjasama ataupun untuk menyelesaikan konflik yang kemungkinan akan timbul. Mengingat politik sendiri selalu menyangkut tujuan tujuan dari seluruh masyarakat, bukan tujuan pribadi seorang dalam artian politik praktis.

Dari uraian diatas, konsep-konsep pokok dari politik antara lain :

1. Negara

Pendekatan yang menggunakan negara sebagai inti dari politik biasanya memusatkan perhatian pada lembaga lembaga ketatanegaraan saja. Pendekatan ini  disebut dengan pendekatan institusional. Seperti yang dikemukakan Roger F. Soltau dalam dalam Introduction to Polities: "Ilamu Politik itu mempelajari negara, tujuan-tujuan negara dan lembaga-lembaga yang akan melaksanakan tujuan-tujuan itu, hubungan antar negara dengan warga negarannya serta dengan negara-negara lain.

2. Kekuasaan

Pendekatan politik seperti ini lebih terpengaruh oleh sosiologi yang ruang lingkupnya lebih luas dan dinamis karena menyangkut gejala-gejala sosial masyarakat. Deliar Noer dalam Pengantar ke Pemikiran Politik menyebutkan bahwa ilmu politik memusatkan  perhatian pada masalah kekuasaan dalam kehidupan bersama atau masyarakat. Kehidupan seperti ini, tidak terbatas pada bidang hukum saja.

3. Pengambilan Keputusan

Pengambilan keputusan sebagai salah satu konsep pokok politik menyangkut keputusan-keputusan yang diambil secara kolektif dan mengikat seluruh masyarakat. Setiap proses membentuk kebijaksanaan umum atau kebijaksanaan pemerintah adalah hasil dari suatu proses pengambilan keputusan, yaitu memilih antara beberapa alternatif. Joyoe Mitchell dalam buku Political Analysis and Public Policy: "Politik adalah pengambilan keputusan kolektif atau pembuatan kebijaksanaan umum untuk masyarakat seluruhnya".

4. Kebijaksanaan Umum

Kebijaksanaan ialah suatu kumpulan yang diambil oleh seorang pelaku atau kelompok politik ( yang mempunyai kekuasaan untuk melaksanakannya ) dalam usaha memilih tujuan dan acara untuk mencapai tujuan-tujuan itu. Ilmuwan politik, David Easton dalam bukunya The Political System mengatakan bahwa kehidupan politik mencakup bermacam-macam kegiatan yang mempengaruhi kebijaksanaan dari pihak yang berwenang, yang diterima untuk suatu masyarakat, dan yang mempengaruhi cara untuk melaksanakan kebijakan itu.

5. Pembagian atau Alokasi

Yang di maksud dengan pembagian atau alokasi aialh pembagian dan penjatahan dari nilai-nilai masyarakat. Permasalahannya ialah pembagian itu kerap kali tidak merata sehingga dapat menimbulkan konflik. Masalah tidak meratannya pembagian nilai-nilai perlu dicermati dalam hubungannya dengan kekuasaan dan kebijaksanaan pemerintah.