Mohon tunggu...
Diajeng Kalyla
Diajeng Kalyla Mohon Tunggu... Karyawan Swasta -

Perempuan yang teramat sangat biasa tapi bisa menjadi luar biasa akut saat mencinta

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Malamku

15 April 2016   21:56 Diperbarui: 15 April 2016   22:12 58
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Rembulan separuh menggantung di gulita nya langit

Aku duduk termangu di bawah tatapannya

Tanpa belaian angin semilir

Hanya kecupan udara yang tak jua mengurai sesak di dada

 

Meski gulita itu menutup diri

Penuh rahasia dan misteri

Tapi bagiku ia  mampu sembahkan sejuk menentramkan

Yang pada akhirnya hadiahkan aku candu yang menenangkan

 

Meski malam  kelam seakan diam tak peduli

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun