Mohon tunggu...
Deni Hidayati
Deni Hidayati Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa

Dancing under the moon

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Joging Atau Lari?

16 Juli 2021   09:14 Diperbarui: 16 Juli 2021   09:31 101 1 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Joging Atau Lari?
Olahraga. Sumber ilustrasi: FREEPIK

Beberapa waktu kebelakang, semenjak pandemi hadir di negeri ini, banyak sekali mobilitas masyarakat yang terhalangi. Yang semula banyak menghabiskan waktu menatap layar komputer, sekarang mulai bervariasi.  Kebiasaan baru ini menjadi hal yang cukup menarik untuk dibagi. Melihat adanya fenomena baru yang semula belum pernah, atau bahkan tidak pernah terjadi.

Apabila kita cermati, hari demi hari, banyak aktivitas orang-orang yang mendadak menggemari hal-hal yang semulanya jarang kita temui. Banyak pula dijumpai kafe-kafe baru yang semakin menampakkan kuantitas diri. Banyak pelaku usaha yang beralih profesi. Banyak orang-orang yang tiba-tiba mengagumi olahraga, yang katanya untuk melatih kebugaran jasmani, terlebih di masa pandemi.

Berbicara mengenai olahraga, salah satu olahraga yang murah, simple, dan ringan ialah joging atau lari. Kegiatan mengolah raga ini merupakan kegiatan yang cukup banyak diminati. Namun, ternyata, joging merupakan aktivitas yang serupa tapi tak sama dengan lari. Joging atau lari laun secara singkatnya dapat didefinisikan sebagai jenis kegiatan mengolah raga yang memiliki kecepatan lebih lambat dan santai. Sedangkan lari adalah jenis olahraga yang memiliki intensitas kecepatan yang lebih tinggi. Meskipun demikian, joging dan lari merupakan jenis olahraga aerobik, yang artinya olahraga yang menghasilkan energi yang terdiri dari oksigen dan gula darah.

Joging mempunyai tempo yang cenderung melambung, sedangkan lari memiliki gerakan yang lebih panjang dan cepat. Oleh karenanya, olahraga lari bisa dikatakan lebih memerlukan energi fisik yang lebih banyak. Selain itu, olahraga lari akan membakar kalori yang lebih baik. Seperti yang disebutkan dalam International Journal of Obesity yang mengatakan bahwa latihan olahraga yang memiliki intensitas tinggi (lari) akan membakar jumlah massa lemak dan massa tubuh lebih banyak dibanding joging. Dalam olahraga lari, semakin cepat seseorang berlari, maka akan semkin besar tekanan yang terjadi pada otot-otot kaki. Maka dari itu, aktivitas lari dapat membentuk otot kaki.

Sebelum melakukan jogging atau lari, terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan. Pertama, memastikan bahwa sepatu yang dipakai nyaman di kaki. Pemilihan sepatu yang sesuai akan dapat mengurangi risiko cedera. Kedua, mengenakan pakaian yang nyaman dan sesuai. Untuk menentukan pakaian yang sesuai, makan pemilihan pakaian dengan bahan yang mudah menyerap keringat akan sangat dianjurkan. Ketiga, menentukan lokasi dan waktu jogging. Sebelum melakukan olahraga, perlu memperhatikan lokasi dan rute yang akan dilalui, hal ini akan berpengaruh pada keamanan ketika berlari dan memengaruhi mood agar tidak cepat bosan. Keempat, memperhatikan asupan nutrisi. Mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan karbohidrat kompleks akan membantu memenuhi asupan energy yang dibutuhkan sebelum berlari. Selain keempat hal tersebut, hal penting yang tidak boleh dilewatkan adalah melakukan pemanasan terlebih dahulu. Hal ini penting dilakukan karena dapat mengurangi risiko cedera, baik keseleo, kram otot, maupun lainnya.

Olahraga lari memiliki lima cabang dalam atletik, diantaranya:

  • Lari jarak pendek, yaitu teknik lari yang memprioritaskan kecepatan untuk menempuh jarak yang pendek, yang terdiri dari jarak 100 meter, 200 meter, dan 400 meter.
  • Lari jarak menengah dan jauh, yaitu teknik lari yang tidak hanya memprioritaskan kecepatan, namun juga energi dan daya tahan tubuh. Dalam cabang lari jarak menengah dan jauh, terdiri  dari jarak 800 meter, 1.500 meter, 10.000 meter, dan 3.000 meter atau haling rintang.
  • Lari estafet, yaitu teknik lari jarak oendej yang memperlombakan beberapa tim yang terdiri dari empat pemain yang membawa tongkat dan terus berpindah dari satu pelari ke pelari selanjutnya hingga garis finish. Dalam cabang lari ini terbagi ke dalam jarak 4x100 meter dan 4x400 meter.
  • Lari gawang, yaitu teknik lari yang menggabungkan keterampilan pelari untuk melewati gawang dengan jumlah dan ketinggian tertentu. Dalam cabang lari ini terbagi menjadi tiga nomor, yaitu 110 meter putra, 100 meter putri, dan 400 meter.
  • Lari marathon, yaitu teknik lari yang menempuh jarak paling jauh, yaitu full-marathon dengan jarak 42,195 kilometer dan half-marathon dengan jarak 21,0975.

Banyak manfaat yang diperoleh dari joging dan lari. Joging memberikan manfaat dalam memperkuat otot, tulang, dan persendian. Joging juga dapat membantu dalam menurukan berat badan dan meningkatkan kebugaran jasmani, serta manfaat yang luar biasa yaitu mengurangi risiko penyakit serius. Lari memberikan manfaat dalam mengembangkan daya tahan tubuh, memperkuat sitem metabolisme, membakar kalori, hingga dapat meredakan gangguan stres.

Banyak mitos yang berkembang sering kali dianggap fakta oleh sebagian orang mengenai lari. Salah satunya adalah mitos yang menyebutkan bahwa selama atau setelah lari harus minum minuman olahraga. Apabila seseorang hanya berlari kurang dari satu jam, maka tidak perlu meminum minuman olahraga, karena energi yang terbuang saat berlari tidak cukup banyak. Kemudian mitos yang menyebutkan bahwa berlari setiap hari itu aman. Mitos ini disalahartikan oleh beberapa orang, karena pada faktanya, lari yang aman adalah lari yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, bukan setiap hari. Aktivitas berlari mengakibatkan beberapa otot dalam tubuh mengalami kerusakan, sehingga membutuhkan waktu untuk dapat pulih kembali. Untuk itu, berlari setiap hari tidak dianjurkan, apalagi bagi pemula.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN