Mohon tunggu...
Deden Hendrayana
Deden Hendrayana Mohon Tunggu... Akuntan - Karyawan Swasta

Belajar Menulis di kompasiana & di my blog http://dedenhendrayana.com/

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup

Stop Sentuh Wajah Itu Tak Mudah, Tapi Bukan Juga Susah (Cegah Covid-19)

13 Maret 2020   08:40 Diperbarui: 13 Maret 2020   16:24 92 0 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Stop Sentuh Wajah Itu Tak Mudah, Tapi Bukan Juga Susah (Cegah Covid-19)
model-1525629-1920-5e6b4fd5d541df1c71682fb3.jpg

Salah satu bagian dari psikologi bahasa tubuh yang bisa Anda pelajari adalah isyarat menyentuh diri sendiri alias self touch.

Self touch bisa macam-macam bentuknya: menggigit jari, memegang lengan, meremas telapak tangan, mengaruk-garuk leher dan tentu saja menyentuh wajah.

Lebih lanjut perihal menyentuh wajah, bahasa tubuh yang satu ini sangat menarik untuk dikaji karena orang sering melakukannya tanpa sadar kenapa dia melakukannya.

Sifatnya universal, siapapun dan dimanapun orang kerapkali melakukannya bila dihadapkan pada suatu situasi tertentu.

Sebenarnya, menyentuh wajah itu harus diwaspadai untuk jangan sering-sering dilakukan karena bisa menurunkan kepercayaan seseorang kepada Anda.

Baca juga: Hindari Bahasa Tubuh Ini Untuk Tingkatkan Trust

Apalagi saat ini seiring dengan penyebaran covid-19, Anda tentu harus lebih waspada untuk tidak menyentuh atau memegang wajah Anda.

Hal ini seiring dengan anjuran WHO dan Presiden Jokowi di detik.com sehubungan dengan cara mencegah penularan Covid-19.

Semua menyarankan agar Anda tidak menyentuh wajah sebelum cuci tangan untuk mencegah penularan Covid-19.

Apa sebab muncul anjuran stop menyentuh wajah sehubungan mencegah penularan Covid-19?

Stop Sentuh/Pegang Wajah

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gaya Hidup Selengkapnya
Lihat Gaya Hidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan