Mohon tunggu...
Deni I. Dahlan
Deni I. Dahlan Mohon Tunggu... Penulis - WNI

Warga Negara Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Cerpen: Sepucuk Pesan dari Seekor Merpati

4 Mei 2021   02:09 Diperbarui: 4 Mei 2021   02:12 415
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Merpati pembawa pesan. (Sumber Ilustrasi: Pixabay)

Si pemuda mengamati tanda X di peta itu. Huruf itu terus memancarkan cahaya kemerahan  dan menyala terang.

Lalu si pemuda sadar kalau letak tanda X itu tidak di posisi sebelumnya. Tanda itu telah pindah.

"Tunggu.. Kalau tidak salah, tadi tanda X ini ada si sebelah kanan atas. Kenapa sekarang pindah ke tengah?"

Lalu si pemuda melilhat tanah di sekelilingnya.

"Ini.. tanda X ini tak jauh dari sini."

Si pemuda kemudian berdiri dan mencoba berjalan ke satu arah. Anehnya, setiap kali pemuda melangkah, tanda X itu juga ikut pindah.

"Ini makin aneh."

Sebelum kebingungan si pemuda usai, ia malah dibuat heran dengan tombak di balik punggungnya. Tombak itu, tanpa ada angin tanpa ada apa, tiba -- tiba mulai bergetar.

Si pemuda yang merasa tak enak, segera mengambil tombak itu dari balik punggungnya. Dan setelah dilihat, di gagang tombak itu ada ukiran yang mulai berpendar. Lama -- lama cahayanya makin terang, sehingga ukiran yang bertuliskan huruf kuno itu bisa terbaca dengan jelas.

"Kdoo-Nyan" ucap si pemuda itu, membaca ukiran yang dimaksud.

Setelah itu, peta yang digenggamnya tadi, tiba -- tiba terangkat sendiri. Ia melayang ke atas perlahan -- lahan, lalu kertas itu melambai -- lambai di kedua sisinya. Persis seperti seekor burung yang sedang mengepakkan kedua sayapnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun