Mohon tunggu...
Nur Terbit
Nur Terbit Mohon Tunggu... Jurnalis - Pers, Lawyer, Author, Blogger

Penulis buku Wartawan Bangkotan (YPTD), Lika-Liku Kisah Wartawan (PWI Pusat), Mati Ketawa Ala Netizen (YPTD), Editor Harian Terbit (1984-2014), Owner www.nurterbit.com, Twitter @Nurterbit, @IniWisataKulin1, FB - IG : @Nur Terbit, @Wartawan Bangkotan, @IniWisataKuliner Email: nurdaeng@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Apa Untungnya Punya Buku dan Perpustakaan Pribadi?

18 Mei 2022   08:45 Diperbarui: 19 Mei 2022   13:24 341
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dua cucu saya Senandung dan Seruni belajar di samping tak buku perpustakaan saya di rumah (foto dok : Nur Terbit)

*****

Ayah saya, kini almarhum, kebetulan pegawai P dan K di salah satu kabupaten di Sulsel. Salah satu tugasnya adalah menyalurkan buku-buku Inpres tersebut ke sekolah-sekolah. Saya "lumat habis" semua buku itu saya baca sebelum disalurkan.

Jika belum puas dan ingin mengulang membacanya kembali buku tersebut, saya numpang baca di perpustakaan sekolah. Hari demi hari disaat jam istirahat sekolah. Ini yang sedikit banyak menjadikan saya sebagai "kutu buku". 

Bahkan, ingin juga memiliki perpustaan sendiri. Dari rak buku di perpustakaan pribadi dalam obsesi saya tersebut, ada mimpi saya berderet buku dari berbagai penerbit dan jenis beragam disiplin ilmu. 

Di antara rak buku di perpustakaan pribadi yang saya impikan itu, ada buku karangan sendiri, yakni buku yang terbit dari kumpulan tulisan sendiri. 

Alhamdulillah, sekarang ini sedikit banyak mimpi itu pelan-pelan mulai terwujud. 

Dua cucu saya Senandung dan Seruni belajar di samping tak buku perpustakaan saya di rumah (foto dok : Nur Terbit)
Dua cucu saya Senandung dan Seruni belajar di samping tak buku perpustakaan saya di rumah (foto dok : Nur Terbit)

Sudah ada perpustakaan kecil di rumah, meski rak bukunya sederhana dan "penghuni" rak masih terbatas. 

Beberapa di antaranya dibeli sendiri, atau dapat kiriman dari penulis buku dan penerbit karena saya menulis resensi buku. 

Jarang beli di toko saat bukunya masih baru dilaunching. Gak punya modal untuk borong buku baru hehe..

*****

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun