Mohon tunggu...
Christie Damayanti
Christie Damayanti Mohon Tunggu... Arsitek - Just a survivor

Just a stroke survivor : stroke dan cancer survivor, architect, 'urban and city planner', author, traveller, motivator, philatelist, also as Jesus's belonging. http://christiesuharto.com http://www.youtube.com/christievalentino http://charity.christiesuharto.com

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

[Prolog] 14 Hari Pertama Setelah Serangan Stroke Berat di San Francisco Tahun 2010

29 Mei 2021   11:31 Diperbarui: 29 Mei 2021   15:04 793
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dokumentasi pribadi - Otak kiriku, yang warna putih adalah darah merah yang menggumpal, merendam 20% otak kiriku, yang menjadikan aku terserang stroke yang sangat berat ......

Aku terus berusaha untuk berpikir. Tetapi, semakin beruaha untuk mengingat2, semakin kepalaku bertambah berat. Semakin bingung dan akhrnya .... Vertigo .....

Tuhanku! Ada apa denganku? 

Lalu, aku diam. Memejamkan mataku. Mendengarkan suara kesunyian di sekelilingku. Dan merasakan rasa dingin yang terus berambah .....

Kesunyian itu intinya ...... 

Aku takut dengan kesunyian itu! 

Diam .... Sunyi .... Aku rebah tak berdaya .....

Suara2 itu baru kudengar, ketika aku diam dalam kesunyian. Suara2 mesin di sekelilingku. Bersahut2an. Saling mendahulu. Memberikan informasi, ada pa dengan tubuhku. 

Ah ..... mungkin aku belum mati. Ku masih dikelilingi oleh mein2 itu. Kubuka mataku lagi, menyusuri selang2 di mesin2 itu.

Astaga! Astaga!

Selang2 dari mesin2 itu ternyata menuju tubuhku! Banyak sekali selang2 yang masuk ke tubuhku! 

Astaga! 

HALAMAN :
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun