Mohon tunggu...
Budhi Dharma
Budhi Dharma Mohon Tunggu... Kumpulan perjalan dari titik awal.

Budhi Dharma Minat dalam bidang sastra, dan menulis meskipun belum jelas

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Cerita di Perjalanan

21 Februari 2020   07:35 Diperbarui: 23 Februari 2020   09:47 27 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Cerita di Perjalanan
Dok.pri

Seandainya perpisahan bisa diprediksi

Apa yang ingin kau lakukan ?

Memegang erat-erat, agar tidak pergi atau bahkan memendamnya hingga tak ada yang mengerti.
Kita memiliki hati yang sama bukan ?

Hati yang bisa merasakan pedih dan bahagia, saat harus perpisahan atau berjumpa.

Sebuah ruang kedap suara, tersembunyi, dalam dada. Ruang pertemuan antara dua rasa, yang saling melengkapi.

Mereka adalah Kesedihan dan Kebahagiaan.

Suara langkah kaki berjalan. Cahaya lampu yang terang, riuh, bahagia, dan lelah menjadi satu. Tanda mereka sudah mencapai Stasiun tujuan. Setelah sekian lama duduk menikmati pemandangan.

Begitu juga aku bersamamu,

Sudah saatnya kita kembali, kedunia masing-masing. Pada rutinitas kegiatan yang sudah mengantri saat di tinggal pergi.

Aku tunggu tiga bulan lagi, saat kita berkompetisi. Akan aku tunjukan seribu refrensi, sebagai argumentasi.

Akan aku buktikan, tempatku yang tidak dikenal, juga ada seorang yang handal. Aku tak terbuai dengan banyangan nama besarmu, sepertimu.

Meskipun tempatmu mendunia, itupun bukan karenamu bukan?
Kau hanya salah satu dari sekian penghuni disana saja.

Pijaklah tanah dengan kakimu sendiri, genggam harapan dengan kuat di tangan.
Tetaplah berusaha dan berharap pada Sang Kuasa.


ditulis pada 17 Feb 2020

Perjalanan Pulang

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x