Ekonomi

4 Kesalahan Renovasi Rumah yang Harus Dihindari

9 Oktober 2017   15:44 Diperbarui: 9 Oktober 2017   16:16 242 0 0
4 Kesalahan Renovasi Rumah yang Harus Dihindari
Sumber : centroceramic.com


Melakukan renovasi rumah tentu bukanlah hal yang mudah. Ada saja beberapa kesalahan yang seringkali terjadi dalam sebuah proyek tersebut. Dari mulai terkecil, hingga yang paling fatal.

Nah, untuk mensiasati kesalahan-kesalahan renovasi rumah. Ada perlu menghindari beberapa hal di bawah ini.

1. Persiapan yang Kurang Matang

Persiapan awal sebelum memulai proyek renovasi rumah tentu begitu penting. Pastikan membuat perencanaan sedetail mungkin, sehingga ini akan memungkinkan Anda untuk tetap memulai renovasi rumah sesuai dengan waktu yang ditetapkan.

Namun yang tak kalah penting dari itu semua yaitu Rencana Anggaran Biaya atau biasa disingkat dengan RAB. Dengan begitu, proses pembiayaan yang Anda lakukan tidak membengkak.

Jika memerlukan biro kontraktor, maka pilihlah yang dekat dengan lokasi Anda. Misal jika rumah Anda di Sidoarjo, maka gunakan jasa renovasi rumah Sidoarjo. Pilihlah jasa kontraktor yang memang benar-benar sudah terpercaya berdasarkan testimonial para klien.

2. Terlalu Abai dengan Masalah

Jika ada saat-saat dimana Anda harus membongkar lantai atau dinding, kemungkinan Anda akan menemui berbagai kendala diluar dugaan sebelumnya.

Hal tersebut umumnya menimpa pada rumah-rumah tua, yang sudah berumur puluhan tahun. Seusai lantai atau dinding ditutup, usahakan untuk memperhatikan betul-betul jalur kelistrikan dan pemipaan lama agar tidak terjadi masalah di keesokan hari.

Penataan ulang listrik dan pipa lama terkadang membutuhkan biaya tambahan. Meskipun demikian, langkah ini adalah siasat penghematan biaya untuk jangka panjang.

3. Penghematan Biaya Terlalu Dipaksakan

Sejatinya, berhemat adalah prinsip yang baik. Namun jika terlalu berhemat tanpa melihat kondisi di lapangan, justu ini akan menambah masalah renovasi rumah Anda. Khususnya di bagian finishing dan material konstruksi.

Dalam artikel ini, izinkan saya memberi saran. Ada kalanya Anda lebih baik mengeluarkan biaya agak lebih banyak di awal. Demi mengurangi resiko renovasi rumah ulang yang membutuhkan beban biaya tambahan lagi.

4. Terlalu Banyak Campur Tangan

Pihak biro kontraktor, khususnya arsitek sangat menghargai betul upaya pemilik rumah dalam melibatkan langsung rencana proses pekerjaan renovasi rumah.

Namun, tidak semua bisa Anda "campurtangani". Ada saatnya lebih mempercayakan kepada sang ahli yakni kontraktor atau arsitek daripada kemampuan diri sendiri.

Misalnya, seperti pekerjaan instalasi kelistrikan, kabinet, pemasangan pipa, lantai dan lain sebainya. Semua itu memerlukan keahlian khusus.

Namun jika Anda tetap ngotot untuk melakukannya sendiri, maka mau tak mau Anda harus terima sendiri resikonya.

Sekian, semoga bermanfaat.


Kritik dan saran saya tampung dengan sepenuh hati :)