Mohon tunggu...
Bintang Arasy
Bintang Arasy Mohon Tunggu... Yakusa

Tetap waras dengan kebohongan atau menjadi gila karena kebenaran

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan

Menakar Pola Kepemimpinan Politik dan Sosiokultural

11 September 2019   23:32 Diperbarui: 11 September 2019   23:41 0 0 0 Mohon Tunggu...

Bissmillahirrohmanirrohim
Assalamualaikum wr.wb
Ijin admint, ngeshare tulisan didalam grup.

dusun embacang gedang (kajian strategis menuju kontestasi pilrio)

"Eskalasi suhu politik dusun embacang gedang kian hari kian meninggi grafiknya, memang tidak bisa dipungkiri bahwa region kedaerahan dusun embacang gedang secara geografis adalah merupakan ibu kota kecamatan yang artinya secara pemahaman politik setingkat lebih tinggi dari desa" lainnya yg berada diwilayah kecamatan tanah sepenggal lintas, tentu ini secara otomatis akan menjadikan dusun embacang gedang sebagai patron politik bagi dusun" tetangga. 

Namun ada yang menarik untuk ditinjau, bahwa memang sebentar lagi mungkin dalam hitungan beberapa bulan kedepan dusun embacang gedang akan melaksanakan pesta demokrasi paling tinggi setingkat dusun, pil rio namanya. 

Dimana seluruh masyarakat akan menyumbangkan suaranya untuk diberikan kepada calon pemegang kekuasaan tertinggi yg akan menjabat selama 6 tahun 1 kali periodesasi, tentu ini akan menjadi  perenungan kita bersama, sudah sejauh mana kesiapan masyarakat untuk meng amanahkan amanahnya kepada yg dipilih kelak, tentu ini bukan lh sebuah ajang coba" atau memilih krna alasan yg tidak rasional terpaksa dan dikondisikan, hehehe..penulis pikir masyarakat sudah cerdas menilai dan paling tidak masyarakat sudah ada bekal referensi yg jelas untuk memilih kriteria calon dan bukan berangkat dari ikut"an dan apa lagi berangkat dari penilaian subyektivitas(menerka") dan bukan penilaian obyektivitas(menilai langsung)..

Nah pertanyaannya, Gaya kepemimpinan seperti apa yg dikendaki masyarakat?

Sebelum masuk kedalam gaya kepemimpinan alangkah lebih idealnya kita bedah dulu apa itu kepemimpinan?..sepemahaman penulis ada beberapa bagian yg mesti diuraikan supaya nanti bisa diambil benang merah dari pengertian kepemimpinan itu sendiri.. 

Menurut Allan Greespand(penulis buku manajemen manusia) bahwa pengertian kepemimpinan itu lebih kepada sifat(seni mempengaruhi orang lain untuk mengikuti kemauan kelompok atau individu)..dan tentu ini harus dimiliki seorang pemimpin, dikarenakan seorang pemimpin harus mengerti dengan seni kepemimpinan untuk mengolah dan mengatur organisasi yg di pimpinnya..dikarenakan apa! 

Jika seorang pemimpin tidak mengerti dengan konsep kepemimpinan dikhawatirkan dia hanya menduduki jabatan saja yg biasa kita kenal dengan sebutan pimpinan(orang yg menduduki jabatan tertentu) dan tidak memiliki konsep(visi misi) kepemimpinan yg jelas jadi tidak akan bisa menggerakkan roda organisasi yg dipimpinnya untuk mencapai visi misi yg sudah disepakati secara bersama..Dan ini tentu harus ada langkah politik dan strategi taktik untuk melahirkan karakter pemimpin yang seperti ini!..dimana langkah" politik tersebut harus terpola dengan jelas sehingga siapapun nanti yg mampu menetrasi untuk menjadi yg terpilih adalah memang produk yg siap jual dan pakai bukan produk yg nantinya akan gagal menguasai pasar...

Hari ini masyarakat membutuhkan pemimpin yang bisa menyatukan dan membuat perubahan dengan konsep" kepemimpinannya, artinya pemimpin yg bisa diterima disemua kalangan dan lintas sosiokultural, krna sama" kita ketahui bahwa sudah menjadi stigma negatif ditengah masyarakat bahwa didusun embacang gedang memiliki 2 unsur sosiokultural dan ini menjadi permasalahan klasik yg disetiap periodesasinya tidak bisa diselesaikan dan disatukan seolah" ada sekat dan beban sosial yg harus diselesaikan..oleh karena itu..harapan besar hari ini dengan akan dilaksanakannya kontestasi pilrio mampu melahirkan pemimpin yg mempunyai tanggung jawab moral dan planing konsep untuk bisa menyelesaikan segudang persoalan yg tengah melanda dusun embacang gedang, entah itu sosialnya, ekonomi hingga persoalan" pelik lainnya..dan ini tentu harus ada sosok yg pas untuk memiliki kualifikasi tertentu untuk mengemban amanah yang akan dititipkan masyarakat pada pilrio nanti..dan semoga siapa pun yang terpilih nantinya adalah memang putra terbaik embacang gedang dengan skill kemimpinan yg sudah teruji coba sebelumnya..terlepas dari itu semua semoga yg dicalonkan dan yg mencalonkan diri memang berniat untuk membangun dusun dan bukan calon yg punya dendam politik tendensius dan bukan juga calon yg mencoba", karena bagi penulis sudah cukup kita bereksperimen tentang pemimpin dusun dan saatnya kita berbenah menuju embacang gedang yg terasa kebermanfaatannya..

demikianlh tulisan singkat ini dan saya akhiri, kepada tuhan saya memohon ampun dan kepada pembaca saya memohon maaf..

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x