Mohon tunggu...
Bernadetha Wahyu A
Bernadetha Wahyu A Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Andai, sebuah kata yang diperlukan untuk membantumu menerima hal-hal yang sulit diterima.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Yogyakarta

9 Oktober 2022   07:44 Diperbarui: 9 Oktober 2022   07:56 112
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Yogyakarta, tempat seribu umat menikmati istimewa

Tiap-tiap sudut tampak elok dengan lampu redup khas kota pelajar itu

Hening dan damai menjadi kejutan bagi mereka yang baru tiba

Pernah aku berdiri di depan gedung

Menyaksikan kerumunan orang kagum akan rumusan Yogya

Memaki si penerobos hukum itu hal biasa di sini

Cukup berhati-hati untuk hati yang tenang

Karena tidak semua orang pribumi

Mereka berbondong-bondon dengki dan mencoba menetap tanpa pamit

Mencukur luasnya tanah di sini

Dengan embel-embel menuntut ilmu

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun