Mohon tunggu...
Swarna
Swarna Mohon Tunggu... Lainnya - mengetik 😊

🌾Mantra Terindah🌿

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Bapak Mau Berkurban

20 Juli 2021   21:42 Diperbarui: 20 Juli 2021   21:52 179
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Dean berlari sepulang dari masjid,  nafasnya ngos-ngosan,  Emak dan Bapak sampai panik dibuatnya.

"Ada apa Dean?"

"Orang-orang sudah mulai mendaftar, Pak.  Apa Bapak sama Emak tidak mendaftar juga?"

Bapak dan Emak saling berpandangan dengan mimik yang begitu serius dan mulai terlihat pucat.

"Bagaimana, Pak?"

Bapak hanya menghela nafas lalu menarik kursi dan duduk tenang.  Dean dan Emak menunggu apa yang akan dikatakan Bapak. Merasa bersalah telah membuat orangtuanya seperti itu,  Dean pun segera meminta maaf dan pamit masuk kamar.

"Bapak takut?  Emak takut, Pak. Belum siap. Nanti kenapa-kenapa lagi sama Emak,  kan Bapak sama Dean jadi repot.

"Ya,  kita bukan menolak tapi melihat kenyataan yang terjadi di berbagai berita memang membuat Bapak juga harus berpikir seribu kali."

Emak dan Bapak yang tadinya akan makan siang jadi tidak berselera lagi.

"Kalau Pak RT datang, apa jawaban kita Pak?"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun