Mohon tunggu...
Gelar S. Ramdhani
Gelar S. Ramdhani Mohon Tunggu...

Kunjungi website pribadi saya www.gelarsramdhani.com

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Investasi di Segitiga Emas Jawa Barat

6 Agustus 2017   03:34 Diperbarui: 8 September 2018   10:39 0 1 2 Mohon Tunggu...
Investasi di Segitiga Emas Jawa Barat
Segitiga Emas Jawa Barat (sumber gambar: google map dan modifikasi sendiri)

Beberapa tahun kebelakang banyak orang setuju jika Kota Bandung dan sekitarnnya adalah pussat ekonomi Provinsi Jawa Barat, akan tetapi sekarang sepertinya pendapat tersebut sudah tidak berlaku lagi, sekarang berbicara Jawa Barat bukan hanya terpusat di Kota Bandung saja. Kalau kita berjalan kurang lebih 70 Km dari Kota Bandung ke arah Timur, atau tepatnya ke daerah Kabupaten Majalengka. Kalau dulu mungkin Kabupaten Majalengka hanyalah Kabupaten tertinggal dan tidak terkenal di Jawa Barat, Majalengka dulu hanya terkenal dengan istilah "Majalengka Digoyang" saja! Tapi kini Majalengka bukan lagi digoyang, TAPI KINI MAJALENGKA SUDAH MAMPU MENGGOYANG DUNIA!

Majalengka saat ini beda dengan Majalengka dulu, Majalengka saat ini sudah menjadi SEGITIGA EMAS BARU DI JAWA BARAT, kenapa bisa?

Cobi kita sama-sama perhatikan baik-baik peta atau gambar di bawah ini

Pemandagan Tol Cipali Sumber gambar: bkmmersada.files.wordpress.com
Pemandagan Tol Cipali Sumber gambar: bkmmersada.files.wordpress.com
Tol Cipali yang dibangun sejak pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), adalah salah satu infrastruktur nasional yang berada atau melewati Kabupaten Majalengka. Keberadaan Tol tersebut sangat signifikan membuat Kabupaten Majalengka lebih maju. Kenapa dengan adanya Tol Cipali, Kabupaten Majalengka bisa maju?
  1. Tol Cikopo - Palimanan (Tol Cipali) adalah jalan sangat strategis yang dapat mempersingkat waktu dan jarak tempuh, dulu sebelum ada Tol Cipali, jarak dari Majalengka ke Ibukota Jakarta sangatlah jauh dan sangat lama, bisa memakan waktu berjam-jam. Tapi sekarag setelah hadirnya Tol Cipali dalam waktu yang sangat singkat Jakarta Majalengka bisa ditempuh kurang lebih 2-3 jam saja
  2. Bukan hanya mempersingkat jarak/waktu tempuh Jakarta - Majalengka, keberadaan Tol Cipali juga membuat para investor melirik Kabupaten Majalengka sebagai tempat berinvestasi. Sebagai informasi umtuk anda, saat ini di Kabupaten Majalengka (khususnya Majalengka bagian Utara) sudah banyak dibangun industri-industri yang akan mampu menyerap tenaga kerja (lapangan kerja bertambah)
  3. Banyaknya masyarakat diluar warga Kabupaten Majalengka, yang melewati Kabupaten Majalengka untuk menuju Kota Jakarta atau sebaliknya (mudik/pulang kampung), contoh: dari Jakarta menuju Ciamis atau Jawa Tengah bagian selatan, kalau dulu masyarakat dari Jakarta ke Ciamis menggunakan jalur Bandung Nagreg Malangbong tapi saat ini banyak yang memilih lewat Majalengka - Tol Cipali, karena relatif lebih cepat. Hal ini juga sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi di Majalengka (Untuk info lengkap jalur Jakarta-Cipali-Majalengka-Ciamis-Jateng bisa dilihat disini [Alternatif] Jakarta - Ciamis - Jateng via Tol Cipali
  4. Tol Cipali juga menghubungkan Majalengka dengan kota-kota lainnya di Jawa Tengah (seperti: Brebes, Tegal, Pekalongan, Pemalang, Semarang) bahkan nanti setelah Tol Trans Jawa selesai Majalengka akan terhubung hingga kota-kota di Jawa Timur
  • BANDARA INTERNASIONAL JAWA BARAT (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka

VIDEO BANDARA INTERNASIONAL JAWA BARAT (Per 1 September 2018)

Silahkan anda lihat tayangan video BIJB dibawah ini


Apabila video tidak dapat dilihat silahkan Klik Disini

Dengan hadirnya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati Kabupaten Majalengka, yang mana pembangunannya dimulai pada masa Bupati Majelengka Sutrisno, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan dikebut pembangunannya pada masa Presiden Joko Widodo menjadi kebanggan masyarakat Jawa Barat.

Setelah Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) ini sudah selesai dibangun, rencananya akan melayani kurang lebih 14 penerbangan baik nasional maupun internaional. Simak beritanya:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3