Mohon tunggu...
Ayatullah Nurjati
Ayatullah Nurjati Mohon Tunggu... Guru - penikmat seni, pencinta Aquscape, Penggiat Teater, Penikmat musik Dangdut, Pemancing Amatir

Pernah ngeleseh selama 3 tahun di Jogja, penikmat dan pengamat seni. Pernah Bergiat di teater Plonk STIBA Jakarta Internasional, dan tutor sastra pada Forum Lingkar Filsafat dan Sastra KOPLIK Ciputat, Pernah bergiat di berbagai LSM. Pernah menjabat menjadi Ketua Senat ABA YPKK-STBA Technocrat 2001-02 dan pernah pula menjabat sebagai pimpred Communicado Press (sebuah wadah penulis muda). Aktif menulis di berbagai surat kabar terkemuka di Jakarta dan daerah. Pernah menjadi Ketua wadah Musyawarah Guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris SMK Jakarta Barat 2. Pernah mengajar terbang di Beberapa Kampus Terkemuka di Jakarta. Saat ini menjadi tenaga pengajar di SMK Negeri di Bilangan Jakarta Barat. Sedang menulis sebuah kumpulan cerpen (berujung besi) dan menyelesaikan Novelnya yang berjudul Cinta Cyber--Sastra

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Balai Pengobatan

22 Oktober 2021   17:35 Diperbarui: 22 Oktober 2021   17:37 20 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Puisi resah tentang hati yang gundah
Mahluk ramah yang terlihat lemah
Aku bukanlah preman juga bukanlah seorang Kiayi
Dan aku juga bukanlah spiderman apalagi seorang priyayi

Wajah yang beringsut gusar menengadah nanar
Bagai bintang bersinar yang nampak kekar
Bertaut lebam ,- seraut wajah pendiam
Katanya dokter itu malaikat jibril malah terkesan sebagai penjelmaan Tuhan
yang riil

Menebar kerikil di alam yang muskil
Jadi macan usil yang menggerogoti kutu jail

Pasien hanya bisa berharap agar jangan disuntik terlalu kerap
Sementara sang suster cantik lagi tengil mengidamkan daun bertatap
Bangunan pengobatan bagaikan intan berlian
Obat-obat rasanya layar tobat

2.35 pagi Waktu Indonesia Fatmawati /10 12 2003

Terjemahan puisi dari Treatment Center telah terpublikasi di PoemHunter


Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan