Mohon tunggu...
Kang Wahyu
Kang Wahyu Mohon Tunggu... Penulis - Peracik Diksi

Lima: Literasi mata hati. Mencoba senyawa, berkarya bersama.

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

Ketika Siang Ini Tersaji Diskusi

15 Oktober 2021   14:07 Diperbarui: 15 Oktober 2021   14:13 128 34 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber Ilustrasi: PEXELS/icono.com

01/

"Menemani hati, telaah seisi."

Isi apalagi yang aku cari? kadang aku sendiri merasa lelah untuk mengerti, setelahnya aku berdiskusi dengan diriku sendiri. Lagi dan lagi mencari, masih saja belum bisa aku temui.

"Ditemani sore, malas bertele-tele."

Ada yang memerah, ada yang merekah. Seiring langkah meski kadang memapah, senja kali ini akan aku nikmati, seja aku percayai. Pasti ada jawaban, darinya dan untuknya ragam tanya yang menjelma.

"Menjumpai cita, mendamaikan rasa."

Ketika memerah, itulah satu warna. Tidak untuk kalah, apalagi menyerah. Ketika memerah, tidak untuk lemah. Justru percaya, bahwa senja seja terbitkan lega, benamkan tak berguna.

02/

Pesona
Menenangkan mata
Gelora
Ditemani suasana, ditempa, tanpanya diterpa.

Senja
Hayati, tiada terbebani. Mengerti, akui.
Kata, terpelihara.
Rasa, tertanam. Harum, ranum.

03/

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan