Mohon tunggu...
Kang Wahyu
Kang Wahyu Mohon Tunggu... Penulis - Peracik Diksi

Lima: Literasi mata hati. Mencoba senyawa, berkarya bersama.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Satu Kisah tentang Kasih

12 November 2020   21:29 Diperbarui: 12 November 2020   21:44 188 48 7
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber: Diolah penulis dari Pixabay


Ketika sang surya merasa lelah. Rembulan menggantikan. Untuk sementara. Untuk kemudian sang surya kembali hadir, menawarkan kesegaran pun kehangatan.


Ketika sang surya berbisik. Rembulan tidak pernah merasa keberatan. Rembulan cukup tersenyum, lalu menyetujui.

Ketika sang surya lebih dulu berada di depan. Rembulan cukup mengangguk, lalu mempersilahkan. Rembulan senantiasa. Mendahulukan kesadaran, mengutamakan kesabaran.

Ketika sang surya gembira, lalu tertawa. Berkat rembulan, yang tak pernah meninggalkan. Sebab rembulan, yang tiada mengharapkan.

Rembulan percaya, sang surya adalah pimpinan. Rembulan meyakini, sang surya adalah harapan. Rembulan senantiasa. Mengikuti, menemani, mempercayai.

Salam Puisi DS 12 November 2020

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan