Mohon tunggu...
ariful amar
ariful amar Mohon Tunggu... Foto/Videografer - Ariful Amar adalah seorang Brand Builder | Founder Adsea.id

arifulamar.com | 081390030856 | Penyuka Buku | art n business enthusiast | Penjelajah

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Fenomena Dimas dan Ruroh

16 April 2017   12:19 Diperbarui: 16 April 2017   21:00 3088
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Hiburan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Rawpixel

Dimas, seorang anak kecil yang masih berusia SD menjadi perbincangan hangat di media Social belakngan ini. Bukan karena prestasi ataupun keahliannya, namun karena kelucuan dan luuran yang mengundang decak tawa. Dimas, seorang anak kampung yang biasa memiliki kegiatan seperti bermain bola, hujan-hujanan khasn amak kampung. Tiba-tiba menjadi artis Youtube karena menjadi konten salah satu Youtuber yang bernama Hajar Pamuji.

Di video pertama, Dimas nampak sedang duduk-duduk bareng temnn sepermainannya di Pinggir lapanangan. Dan ditanyakan perihal kehidupan sehari-hari seperti nama presiden, nampaknya nama Joko Widodo cukup familiar di kalangan anak-anak. Namun ketika ditanya nama Wakil Presiden, dengan lugu Dimas Menjawab Aji Sukala. Siapa Aji Sukala? Oh ternyata selama ini dia mendengar nama itu mungkin secara samar-samar, pertanyaan itupun diulang dan akhirnya Dimas bisa menjawab pertanyaan tersebut. Yaitu Jusuf Kalla. 

Pada saat ditanya Nama Presiden sebelum Jokowi, Dimas menjawab SBY namun kepanjangannya tidak hafal, berkali kali menyebut Su Sule, Si Sule, Si Sulo hingga Akhirnya bisa menjawab Susilo Bambang Yudhoyono. Yang lebih mengagetkan ketika ditanya, apakah kamu pacarnya Mbak Ruroh. Dia menjawab tidak, namun dengan keyakinannya akan bisa menjadi pacar Mbak Ruroh suatu saat nanti. Bahkan Dimas pernah nembak Mbak Ruroh untuk menyatakan cinta, reaksi mbak ruroh senyum, diam, gitu doank :). Lalu Dimas merencanakan akan "nembak" besok harinya dengan menggunakan bunga di meja kelas. Dan teman-temannya diminta menggendong dan mengantarkan ke mbak ruroh.

Di Video berikutnya, Dimas mengidolakan seorang tokoh sinetron Anak Jalanan yang bernama Boy. Sosok Boy digambarkan memiliki motor besar dan punya pacar cantik. Lantas ketika ditanya, cantikan mana Reva (pacar Boy) dan Mbak Ruroh. Dijawabnya mbak ruroh, karena baik, cantik, religius dan pintar.

Video Ketiga, Dimas memperagakan cara menembak mbak Ruroh dengan mengatakan I Love You Mbak Ruroh. Darimana anak ini mendapatkan ide seperti itu kalau bukan dari tayangan televisi yang kelewatan.

Dan video keempat, reaksi Mbak Ruroh yang notebene teman sekelas Dimas. Masih malu-malu ketika ditanya Dimas itu orangnya seperti apa, Ruroh menjawab kalau Dimas itu Nakal. Bahkan bu gurunya sempat menasehati jika anak kecil masih belum boleh pacaran dulu.

Analisis Fenomena Dimas dan Ruroh

Kalau dilihat secara keseluruhan, perilaku anak kecil saat ini sudah menunjukkan indikasi dewasa dini. Hal yang seharunys dilakukan orang dewasa, telah dicontek habis-habisan oleh anak kecil. Bilang Ilove You lah, pacaran lah. Bahkan berjuang mendapatkan cinta #dukdek.

Mari kita merenungi bersama, perubahan yang ada ini apakah membawa kebaikan atau justru menghancurkan moral adik-adik kita. Jika pendapat saya pribadi, televisi saat ini sudah menjadi alat "propaganda" pihak tertentu untuk merubah

karakter anak bangsa secara keseluruhan. Konten TV akan baik jika, diatur dengan regulasi yang tepat dan tegas. Bagaimanapun anak-anak kita belajar lebih banyak di Televisi dibandingkan di sekolah. Hayo ngaku...

pertama Mereka mencontek habis-habisan apa yang dilakukan artis idolanya di Televisi, terutama yang di sinetron tayang prime time (7-9 Malam). Biasanya anak nonton bersama orang tuanya, yang juga fans sinetron tersebut.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun