Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Guru

Mulai menulis di Kompasiana pada 1 Desember 2018. Sebentar lagi memasuki perayaan tahun ketiga saya di sini tepatnya pada 1 Desember 2021. Semoga bisa mencapai 2.000 karya tulisan di Kompasiana tahun ini. Sekarang sudah mencapai lebih 1.830 tulisan, sampai 10 November 2021, berarti masih kurang sekitar 170 tulisan. Doakan bisa mencapainya ya, para sahabat kompasianer dan pembaca sekalian. Terima kasih untuk doa dan dukungannya.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Bunga Merona di Tepian Jalan

25 September 2021   11:31 Diperbarui: 25 September 2021   11:41 180 27 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Dokpri. Bunga di tepian jalan kota Jakarta

Aku pernah terdiam di tepian jalan besar
Hanya untuk menatap merona merah bunga nan mekar
Aku pernah terdiam di jembatan penyeberangan
Terkesima oleh kuning tabebuya yang berbunga menawan

Sedekat itu
Sejarak pandang mata
Mengambil kamera
Mengabadikan waktu

Juga lili-lili putih yang sesekali menebarkan harumnya
Dalam sebuah deretan yang teratur rapi
Melati-melati kecil pun berseru dalam nyanyian-nyanyian sunyi
Karena semua kini tak lagi menatapnya dalam bahagia

Bunga-bunga indah di tepian jalan tetiba semakin sepi
Tiada yang sekedar melewati
Pandemi seolah mengubah segala sukacita hati
Karena berbagai keterbatasan tak terperi

Bunga merona di tepian jalan
Semoga pada saatnya kita kembali berhadapan

....
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
25 Agustus 2021

Puisi ini sudah tayang di YPTD

Tulisan ke-34 bulan September di Kompasiana

Karya ke 1763 keseluruhan

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan