Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Membaca, menulis, mendongeng, dan berkebun menjadi kegiatan-kegiatan menarik yang tak henti-hentinya mengisi hari-hari saya. Mari terus menginspirasi sesama dalam karya kita. Salam literasi.

Suka: membaca, mengoleksi buku, menanam bunga, menulis puisi dan kisah lain, mendongeng, dan mengajar.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Bahwa Setiap Kita Istimewa

16 Mei 2021   17:48 Diperbarui: 16 Mei 2021   18:03 141 31 8 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Bahwa Setiap Kita Istimewa
Courtesy of Courtesy of kidtozz.blogspot.com via Dongenganakdunia.com

Teringat pada sebuah dongeng masa kecil
Ketika dibuat terheran-heran karena alurnya
Terbawa pada rasa sedih yang dialami itik mungil
Nampak berbeda dengan ibu dan keluarga

Mendapat olok-olok tak membuat senang
Hati terasa tersayat bagai sakit meriyang
Namun pada akhirnya didapati si itik
Dia adalah seekor angsa yang cantik

Masa lalu mungkin menggelitik
Bila dikenang hal-hal yang pahit membuat gundah
Namun perjalanan kehidupan tetap harus ditilik
Untuk kemudian belajar sebuah makna nan indah

Bahwa sebenarnya setiap kita ini unik
Tak perlu membandingkan dan iri pada sesama
Karena setiap kita ini istimewa
Sebagaimana dicipta oleh Sang Khalik

Kisah lama yang terkenang sepanjang masa
Tentang menghargai diri sendiri yang berharga
Tak perlu ragu menjalani kehidupan ke depan
Karena ada Tuhan yang menyertai langkah sampai ke tujuan

...
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
16 Mei 2021

Artikel ke 1525

*Terinspirasi dongeng masa kecil: Itik Buruk Rupa  (The Ugly Duckling) by Hans Christian Andersen

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x