Ardiansyah Taher
Ardiansyah Taher Sociolinguist

Music, Sports, Languages

Selanjutnya

Tutup

Humor Artikel Utama

Inilah Tips "Greget" Menjadi Konten Kreator Ala BangIjal TV

2 November 2018   08:41 Diperbarui: 2 November 2018   16:35 3321 6 2
Inilah Tips "Greget" Menjadi Konten Kreator Ala BangIjal TV
FIki, Bang Ijal, dan Bang Joker berbagi cerita tentang suksesnya BangIjal TV (Foto: Istimewa)

Fenomena video lucu BangIjal TV di Instagram sedang merebah nusantara. Aksi konyolnya bersama Fiki dan Bang Joker tak jarang membuat kita tertawa terbahak-bahak. Mulai dari adu pantun, tebak-tebakan, hingga jargon "seberapa greget" yang menjadi tren.

Bang Ijal sebagai pionir menceritakan sendiri bagaimana dia memulai membuat video-video lucu di Instagram di acara Book Fair UI beberapa waktu lalu (30/10). Perasaan galau yang melandanya membuat dia ingin lebih dikenal orang banyak, namun bingung bagaimana caranya. 

Sebagai generasi milenial yang setiap harinya menonton YouTube membuat Bangijal tertarik untuk menjadi konten kreator. Bang Ijal pun "iseng-iseng" memulainya di akun Instagram pribadinya. 

Bang Ijal tidak sendirian. Ia mengajak Fiki, Bang Joker, dan beberapa temannya untuk in frame dalam beberapa video di Instagramnya. Simpel saja, Bang Ijal cuma ingin membuat video lucu dari guyonan bersama teman sehari-hari.

BangIjal TV punya ciri khas dan keunikan sendiri sehingga banyak disukai orang (Foto: Istimewa)
BangIjal TV punya ciri khas dan keunikan sendiri sehingga banyak disukai orang (Foto: Istimewa)
Bang Joker awalnya malu diajak bikin video oleh Bang IJal (Foto: Istimewa)
Bang Joker awalnya malu diajak bikin video oleh Bang IJal (Foto: Istimewa)
Sebuah humor sederhana alias receh yang dikemas rapih dalam semenit video Instagram tak disangka mendapat banyak respon positif dari banyak orang. Kini BangIjal TV jadi sebuah channel dengan sejuta pengikut di Instagram. Bahkan sudah banyak juga akun-akun dengan konten serupa yang ingin mengikuti kesuksesan BangIjal TV. 

Sepulang kerja, Bang Ijal memulai syuting di gang dekat rumahnya bersama Fiki sepulang sekolah dan Bang Joker yang setiap hari lewat berdagang Somay. Karakter Fiki yang menggemaskan ditambah gaya bahasa Bang Joker yang unik menjadi daya tarik konten yang dibuatnya. 

Bagaimana caranya untuk menjaring banyak peminat dan menjadi seorang konten kreator  yang "greget"? Memiliki ciri khas, unik, dan konsisten adalah jawabannya. Konten yang dibuat Bang Ijal terinspirasi dari banyolan para pelawak senior seperti Komeng dan Opie Kumis. 

Bang Ijal sendiri beberapa kali putus asa karena dia harus melakukannya sendirian. Diawali dengan belajar sendiri Videografi, Editing Video dan menulis naskah sendiri, BangIjal TV kini memiliki beberapa orang yang membantunya dalam tim kreatif dan tim editing. 

Bang Ijal sendiri mengakui bahwa menjadi konten kreator di zaman sekarang begitu menjanjikan, bahkan bisa menjadi mata pencaharian. Namun Bang Ijal tidak mau asal jadi tenar jika hanya sementara. Dia masih ingin meneruskan karirnya sebagai seorang karyawan sebuah perusahaan swasta di Jakarta. 

"Kebetulan kantor dekat rumah, jadwal kerja fleksibel. Saya masih bisa membagi waktu untuk jadi Konten Kreator"

 Senada dengan Bang Ijal, Bang Joker juga masih ingin berjualan somay dan menjadikan proyek BangIjal TV sebagai sampingan meskipun dagangannya selalu habis terjual sejak fenomena video lucu BangIjal TV viral dan membuatnya semakin tenar. Bang Joker senang sekali bisa menghibur banyak orang dan tetap rendah hati.

Tantangan BangIjal TV sebagai konten kreator tentunya banyak; mereka harus tetap kreatif dalam mempertahankan konten yang dibuat, semuanya harus lebih terkonsep, tidak membosankan, dan yang paling penting tidak menyinggung orang lain atau golongan tertentu. 

Sekarang ini, Bang Ijal dkk memiliki beberapa proyek lain yang sedang dikerjakan. Di antaranya fokus syuting program baru di salah satu stasiun televisi swasta serta mencoba menjajaki ranah YouTube. Oh iya, Bang Ijal juga sedang sibuk menulis bukunya juga lho. 

Greget banget kan? Sukses terus ya buat Bang Ijal dan kawan-kawan. Seberapa greget kamu?