Mohon tunggu...
Dr. Andi Hermawan M.Pd
Dr. Andi Hermawan M.Pd Mohon Tunggu... Guru - Guru Swasta

Menulis adalah Caraku bersyukur dan mensyukuri Karunia Allah SWT

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Fokus pada Diri di Saat Kondisi Sulit dan Butuh Perubahan

26 September 2022   06:30 Diperbarui: 13 November 2022   15:27 261
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Perubahan mengharuskan Anda menjadi pembelajar yang rendah hati. Sebab, perubahan membutuhkan kebiasaan baru, pola pikir baru, dan semua itu akan membuat Anda membutuhkan waktu untuk membiasakan diri dengan sesuatu yang baru.

Oleh karena itu, jadilah pembelajar yang lebih rendah hati agar Anda dapat meminta bantuan, dukungan, bimbingan dari berbagai sumber yang berpotensi menguatkan semangat Anda bersama perubahan yang sedang Anda lakukan. Pastikan respon emosional Anda selalu positif dengan proses perubahan. 

Reaksi emosional sangatlah penting untuk dijaga ketenangan dan kestabilannya. Sebab, reaksi emosional sangat mempengaruhi daya tahan diri. Bila secara konsisten dapat menjaga reaksi emosional yang positif atas perubahan, maka optimisme akan mengantarkan Anda untuk melewati perubahan dengan sukses.

Perubahan berpotensi menghadirkan hal-hal atau peristiwa-peristiwa yang tak terduga. Walau perubahan itu sudah direncanakan dengan baik, dan sudah dipetakan semua potensi risikonya, tetapi apa saja kemungkinan dapat terjadi. 

Oleh karena itu, siapkan mental yang sangat kuat dan emosi yang sangat cerdas agar apapun kejadiannya Anda tetap merasa optimis dengan perubahan tersebut. Dalam proses perubahan, kegembiraan dan rasa percaya diri yang tinggi akan menjadikan hal-hal yang sulit menjadi lebih mudah. 

Jagalah semangat agar selalu dalam pikiran positif, dan miliki daftar prioritas kerja untuk dicapai dalam setiap tahap perubahan. Pastikan bahwa setiap kesulitan yang harus dihadapi di sepanjang jalan perubahan, telah diatasi dengan semangat yang penuh optimis untuk mencapai hal-hal baru sebagai hasil dari perubahan.

Hadapi tantangan dan rintangan dengan kualitas dan kompetensi. Jangan biarkan diri menjadi frustrasi oleh tantangan. Jangan biarkan diri terjebak dalam energi cemas tentang kemampuan diri untuk memenuhi tujuan dari perubahan. Jangan biarkan diri berhenti di tengah jalan perubahan. 

Yakinkan diri untuk selalu menyelesaikan apa yang dimulai dengan totalitas dan sepenuh hati. Perubahan adalah perjalanan untuk mencapai tujuan dengan merubah wujud dan kebiasaan lama. Saat wujud dan kebiasaan baru ditemukan diakhir perubahan, saat itu membutuhkan respon emosional positif dan pola pikir baru, yang siap hidup bersama wujud baru dan kebiasaan baru tersebut.

Kita ada karena kehidupan. Hiduplah dengan gembira. Hiduplah dengan damai. Walaupun senyum kita ditutupi dengan masker, tetaplah senyum di balik masker. Jangan pernah menghilangkan senyum karena hanya senyum membuat kita semua selalu bersatu. 

Hargai kehidupan yang kita alami dan hormati satu sama lain. Tidak ada yang lebih penting daripada kehidupan yang sedang kita alami. Apa pun yang sedang kita alami, tetaplah senyum dengan hati yang tenang dan damai. Mari kita bangun peradaban baru yang menyatukan kemanusiaan kita dalam perilaku yang saling menghargai dan menghormati. Musuh kita bukanlah diantara kita yang berbeda, tetapi di luar diri kita dalam bentuk virus yang mematikan.

Walaupun kita harus menjaga jarak dalam kehidupan sosial, tetapi sebagai manusia sosial hati kita harus selalu bersatu dalam empati dan kasih sayang. Waktunya bagi kita membentuk kesadaran untuk bangkit sebagai manusia yang lebih berguna bagi kehidupan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun