Lihat ke Halaman Asli

Muhammad Arfan Al Ghozi

Universitas Pendidikan Indonesia

Akurasi, Presisi, dan Sensitivitas

Diperbarui: 8 September 2023   21:40

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Gary D. Christian, dkk (2014)

  • Akurasi dan Presisi

Akurasi adalah tingkat kesepakatan antara nilai yang diukur dan nilai sebenarnya. Definisi akurasi yang lebih realistis adalah dengan menganggapnya sebagai penyesuaian atau kecocokan antara nilai yang diukur dan nilai yang diterima.

Dengan teknik analisis yang baik, kita dapat membuat perbandingan terhadap sampel standar yang diketahui dari komposisi yang sama sampai didapatkan asumsi yang masuk akal tentang keakuratan suatu metode dalam keterbatasan pengetahuan tentang sampel yang diketahui dan pengukuran. Keakuratan yang kita ketahui pada nilai sampel standar akhirnya akan bergantung pada beberapa pengukuran yang akan memiliki batas kepastian tertentu di dalamnya. (Gary D. Christian., Purnendu K. Dasgupta., dan Kevin A. Schug, 2014)

Sebagai contoh, katakanlah tinggi badan pria bernama Fallen yang sebenarnya adalah tepat 175cm. Dilakukan pengukuran tinggi dengan tolok ukur dan didapatkan hasilnya yaitu 150cm, maka pengukuran yang dilakukan tidak akurat. Lalu dilakukan percobaan kedua dengan mengukur menggunakan tolok ukur laser dan mendapatkan 175cm, maka pengukuran yang dilakukan akurat. (Stephanie Glen, 2022)

Presisi didefinisikan sebagai tingkat kesepakatan antara mereplikasi pengukuran dengan kuantitas yang sama. Atau dapat disebut sebagai pengulangan hasil. Presisi mungkin dapat dinyatakan dinyatakan sebagai standar deviasi, koefisien variasi, kisaran data atau sebagai interval kepercayaan (misalnya 95%) tentang nilai rata-rata. Presisi yang baik tidak menjamin akurasi yang baik. Contohnya adalah jika ada kesalahan sistematis dalam analisis. Volume pipet yang digunakan untuk mencairkan masing-masing sampel mungkin terdapat kesalahan. Kesalahan ini tidak mempengaruhi presisi, tetapi itu mempengaruhi akurasi. (Gary D. Christian., Purnendu K. Dasgupta., dan Kevin A. Schug, 2014)

Sementara menurut sumber lain, presisi adalah tingkat konsistensi antara serangkaian hasil yang diperoleh dengan secara terpisah dengan menerapkan metode analitis yang sama secara keseluruhan dari satu sampel yang sama. Rata-rata hasil yang didapatkan merupakan referensi untuk menilai penyimpangan atau kesalahan acak. (M. Valcarcel, 2011)

Jadi dapat disimpulkan bahwa, presisi adalah suatu kemampuan dalam metode untuk memberikan hasil yang hampir sama dengan yang lain dalam suatu seri pengukuran dan dapat dinilai dari ketepatan dan keketiruan. (M. Alaudin, 2020)

Presisi adalah seberapa dekat dua atau lebih pengukuran satu sama lain. Jika Anda presisi, itu tidak berarti Anda akurat. Namun, jika Anda secara konsisten akurat, Anda juga presisi.

Kita dapat membuat perbedaan ini dengan mempelajari dengan cermat tentang situasi eksperimental yang nyata. Empat siswa (A-D) masing-masing melakukan analisis di mana tepat 10,00 ml natrium hidroksida tepat 0,1 M dititrasi dengan tepat 0,1 M asam klorida. Setiap siswa melakukan lima titrasi replikasi, dengan hasil yang ditunjukkan dalam Tabel 1.1.

Hasil yang diperoleh siswa A memiliki dua karakteristik. Pertama, mereka semua sangat dekat satu sama lain; semua hasil akan antara 10,08 dan 10,12 ml. Dalam istilah sehari-hari. Kami akan mengatakan bahwa hasilnya sangat berulang.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline