Lihat ke Halaman Asli

Gregorius Nafanu

TERVERIFIKASI

Pegiat ComDev, Petani, Peternak Level Kampung

Politik Gentong Babi dalam Pemilu, Nyata tapi Sulit Dijerat

Diperbarui: 23 Februari 2024   10:09

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Praktik politik gentong babi sering terjadi jelang Pemilu namun sulit dijerat secara hukum (dok foto: beritasatu.com)

Idiom Politik Gentong Babi atau Pork Barrel Politics  mendadak dibahas kembali dalam Pemilu 2024. 

Salah satunya diungkapkan juga dalam film Dirty vote yang sempat menghebohkan menjelang pelaksanaan Pemilu 2024. 

Apa sih sebenarnya politik gentong babi itu? Menyetir artikel kompas.com per 13 Februari 2024, politik gentong babi adalah usaha dari incumbent atau petahana menggelontorkan sejumlah dana dengan maksud dan tujuan tertentu.

Dalam kaitannya dengan Pemilihan Umum (Pemilu), maka jelaslah bahwa tujuan dari pelaku pork barrel politics adalah untuk memenangkan kembali kompetisi dan melanjutkan kekuasaan. 

Tragisnya, dana yang digunakan sebenarnya berasal dari dana publik. Diambil dan diberikan pada publik dengan maksud meraih simpati dan kemudian memilih si pelaku.

Politik gentong babi bisa saja dilakukan oleh petahana dari kalangan eksekutif atau legislatif seperti DPR, DPD, atau DPRD yang menggunakan dana publik. 

Politik gentong babi adalah istilah yang mengacu pada praktik korupsi atau tindakan koruptif. Pihak yang terlibat menutup-nutupi jejak atau bukti-bukti pelanggaran hukum. 

Istilah ini mulanya berasal dari praktik para penjahat yang mencuri babi untuk dimasukkan ke dalam gentong yang telah disiapkan. 

Babi yang dimasukkan di dalam gentong ini tidak meninggalkan jejak atau bukti yang jelas. Jadi pelakunya tetap aman. 

Gentong Babi: Ada tapi Sulit Dibuktikan

Praktik politik gentong babi nyata ada dalam Pemilu. Akan tetapi sulit dibuktikan dan dijerat oleh hukum.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline