Mohon tunggu...
Meirri Alfianto
Meirri Alfianto Mohon Tunggu... Insinyur - Seorang Ayah yang memaknai hidup adalah kesempatan untuk berbagi

Ajining diri dumunung aneng lathi (kualitas diri seseorang tercermin melalui ucapannya). Saya orang teknik yang cinta dengan dunia literasi

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

Puluhan Ide Berkecamuk di Kepala, Bagaimana Cara Menuangkannya?

10 Juli 2021   08:00 Diperbarui: 10 Juli 2021   08:03 606
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi ide di kepala. Gambar: johnhain dari Pixabay

Pokok pikiran #1: Ikatan Cinta menjadi pilihan utama para mama muda

Pokok pikiran #2: Ikatan Cinta mengalahkan drama Korea

Pokok pikiran #3: Menurut tetangga saya, kegantengan Arya Saloka melebihi Song Joong Ki dan Kim Jong Un.

Pokok pikiran #4: Para mama muda ingin punya anak mirip Arya Saloka.

3. Berikan gambar cover depan untuk artikelmu sesuai dengan tema penulisan

Mungkin kamu belum sempat menyelesaikan artikel karena kesibukan. Terang saja untuk sementara kamu akan meninggalkannya. Nanti kalau sudah ada waktu akan diteruskan lagi. 

Nah supaya gregetmu tidak hilang dan membantu ide itu tertancap di kepala, berikan gambar pada cover depan yang mewakili topik yang ingin dibahas. Carilah yang paling tepat sehingga gambar tersebut menjadi seperti sebuah memori bagimu. Pengalaman saya sih ini cukup membantu.

Mari ambil contoh gambar cover yang tepat untuk artikel Ikatan Cinta diatas.

Pesona Arya Saloka yang kata mama-mama muda melebihi Song Joong Ki. Gambar: tribunnews.com
Pesona Arya Saloka yang kata mama-mama muda melebihi Song Joong Ki. Gambar: tribunnews.com

4. Brainstorming

Ketika idemu timbul, judul artikel sudah ditentukan, pokok-pokok pikiran sudah tersedia, cobalah untuk brainstorming alias tukar pikiran dengan orang lain. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun