Mohon tunggu...
Alexander Fiandre Readi
Alexander Fiandre Readi Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa S1 Hospitaliti dan Pariwisata Angkatan 2017

Mahasiswa Penerima Beasiswa Unggulan Kemendikbud, Program Double Degree STP Trisakti - Guilin Tourism University, Program Studi S1 Hospitaliti dan Pariwisata Angkatan 2017

Selanjutnya

Tutup

Trip Artikel Utama

Macau, Bukan Sekadar Tempat Berjudi

2 Mei 2021   15:15 Diperbarui: 4 Mei 2021   17:00 1848
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Casino Lisboa Macau. Foto oleh Shankar s. via Flickr.com

Selain wisata budaya, tentu saja wisata kuliner tidak boleh dilewatkan. Makanan di Macau tentu saja dipengaruhi oleh budaya Portugis. Selain itu, makanan di Macau juga dipengaruhi budaya Kanton dan India. 

Kebanyakan wisatawan pasti mencari Portuguese Egg Tart atau bahasa Portugisnya Pastel de Nata. Kue tar lembut dengan isian susu dan telur yang manis. Mudah menemukan jajanan yang satu ini. Setiap belokan sepertinya ada yang menjualnya, namun biasanya wisatawan pergi ke tempat yang sudah terkenal seperti Pastellaria Koi Kei atau Lord Stow's Bakery.

Egg Tart dengan pemandangan Ruins of St. Paul, Dokumentasi Pribadi Alexander F.
Egg Tart dengan pemandangan Ruins of St. Paul, Dokumentasi Pribadi Alexander F.
Egg Tart sudah terlalu mainstream. Ada makanan yang biasanya jarang dicoba oleh wisatawan, yaitu makanan tradisional Portugis. Ada beberapa restoran yang menyajikan makanan khas Portugis di Macau. 

Salah satu makanan yang terkenal adalah Bacalhau, yaitu ikan kod yang bisa dimasak dengan apapun. Biasanya bacalhau ini dimasak dengan dijadikan kroket, namanya Pasteis de Bacalhau atau dijadikan sup. Makanan portugis biasa disajikan dengan roti, bukan nasi.

Selain makanan asin, ada juga dessert menarik ala portugis, namanya Serradura. Arti dari Serradura adalah bubuk gergaji. Masa iya makan bubuk gergaji? Ternyata bukan serbuk kayu dari gergaji, tapi pudding susu dengan topping remahan biskuit yang menyerupai serbuk kayu bekas gergaji. Rasanya manis seperti makan es krim dipadu dengan renyahnya remahan biskuit.

Makanan di salah satu Restoran Portugis di Macau, Dokumentasi Pribadi Alexander F.
Makanan di salah satu Restoran Portugis di Macau, Dokumentasi Pribadi Alexander F.
Terakhir pastinya yang tidak boleh dilewatkan adalah wisata belanja. Oleh-oleh penting dong? Untuk belanja gila-gilaan dengan harga cukup miring, Senado Square tempatnya. Area Senado Square cukup luas dan dipenuhi oleh berbagai macam toko. 

Dari mulai fashion, makanan, kosmetik, olahraga, sampai oleh oleh gantungan kunci dan magnet kulkas semua ada disini. Area ini sangat ramai dan selalu dipenuhi wisatawan. Orang Indonesia juga suka kesini lho, saat saya pergi kesana rasanya di setiap belokan mendengar orang mengobrol dengan bahasa Indonesia.

Hati-hati tersesat di Senado Square, karena jalannya cukup kecil dan bercabang cabang. Jangan sampai hilang saat mengeksplorasi toko-toko yang ada, ditambah lagi dengan adanya lautan manusia.

Macau menggunakan bahasa Kanton, Inggris, dan Mandarin untuk bicara, namun ada juga yang menggunakan bahasa Portugis. Untuk pergi ke Macau, saya sarankan untuk menggunakan Tour. Sudah banyak Tour Macau yang dijual di travel agent yang biasanya digabung dengan tour Hong Kong, Shenzhen, atau Zhuhai.

Ramainya Senado Square, Dokumentasi Pribadi Alexander F.
Ramainya Senado Square, Dokumentasi Pribadi Alexander F.
Pergi ke Macau tanpa tour service cukup menantang karena perbedaan bahasa. Walaupun orang disana bisa bahasa inggris, namun bahasa yang lebih sering digunakan adalah bahasa Kanton. Selain itu penunjuk jalan, peta, dan halte bus ditulis dengan bahasa Portugis dan aksara Mandarin Kuno. Jadi jangan mencari Ruins of St. Paul, tapi carilah Ruinas de Sao Paulo. Mencari Senado Square, carilah Largo do Senado. Bahasa yang asing membuat mudah tersasar.

Itulah Macau yang memiliki pesonanya sendiri, dan bukan selalu tentang judi, karena kata Bang Rhoma judi itu menjanjikan kemenangan tapi awal dari kekalahan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun