Mohon tunggu...
Alek Kurniawan
Alek Kurniawan Mohon Tunggu... Penulis - Blogger

Seorang penulis yang bercita-cita menapakkan kaki di lima benua.

Selanjutnya

Tutup

Inovasi

Hindari Masalah Listrik dengan 4 Cara Ini

13 Desember 2020   07:20 Diperbarui: 13 Desember 2020   09:15 265
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Korsleting listrik yang diakibatkan oleh kelebihan daya (Foto: iStockPhoto)

Pada era digitalisasi, listrik telah menjadi hal esensial dalam kehidupan manusia. Tanpa listrik, aktivitas sehari-hari tentu akan terganggu. Alat elektronik seperti smartphone, kulkas, televisi, komputer, mesin cuci, kompor listrik, lemari es, pendingin ruangan, lampu, dan bahkan mobil listrik adalah beberapa komponen yang erat dengan kehidupan manusia saat ini.

Terlebih pada masa pandemi Covid-19. Hampir sebagian besar masyarakat masih beraktivitas dari rumah sehingga memerlukan listrik lebih dari biasanya.

Mengingat pentingnya peran dan kehadiran listrik, ada baiknya mulai saat ini Anda lebih memperhatikan perangkat elektronik yang digunakan. Jangan sampai, karena selalu berada di rumah, penggunaan listrik jadi tak karuan dan melebihi beban.

Selain dapat membuat tagihan bulanan membludak, penggunaan listrik yang asal-asalan akan menyebabkan lonjakan arus dan akhirnya terjadi korsleting. Untuk menghindari masalah ini, simak 4 tips yang bisa Anda lakukan berikut.

1. Gunakan alat proteksi listrik

Pastikan Anda menggunakan miniature circuit breaker (MCB) atau alat proteksi listrik di setiap lantai rumah. MCB berfungsi melindungi rumah dari bahaya korsleting akibat kelebihan daya. Saat terjadi korsleting, MCB akan secara otomatis memutus aliran listrik sehingga tidak terjadi kebakaran.

Untuk pilihan terbaik, Anda bisa menggunakan MCB dari banyak merk, di antaranya Merlin Gerin, Broco, atau Schneider Electric dengan MCB Domae. Untuk MCB Domae, misalnya, MCB ini mampu menahan korsleting hingga 6.000 ampere, memiliki daya tahan mekanikal sebesar 20.000 kali, daya tahan elektrikal sebesar 10.000 kali, dan bersertifikasi SNI.

Dengan kualitas mumpuni, MCB tersebut akan mampu melindungi aliran listrik di dalam rumah sehingga Anda akan tetap aman serta nyaman menggunakan semua perangkat elektronik.

2. Jangan memperbaiki steker dan sakelar sendiri

Satu hal yang mesti Anda perhatikan berikutnya adalah jangan memperbaiki steker, sakelar, atau soket listrik secara manual sendiri bila tidak terlalu mengerti. Pasalnya, kesalahan perakitan bisa menyebabkan sengatan listrik yang menciptakan percikan api.

Lebih baik, minta bantuan orang yang lebih berpengalaman untuk memperbaiki komponen-komponen tersebut.

3. Atur gulungan kabel

Kabel yang semrawut dan tergulung tidak rapi tidak hanya mengganggu pandangan mata. Lebih dari itu, kabel yang tidak beraturan akan menyebabkan korsleting dan akhirnya kebakaran tak terhindarkan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun