Mohon tunggu...
albarian risto gunarto
albarian risto gunarto Mohon Tunggu... Freelancer - saya datang saya lihat saya lalui saya tulis

bapak-bapak yang suka menulis

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

Jalan Kaki di Gunung Pundak 1585 Mdpl (Ketika Pikiran Mengontrol Tubuh)

30 Mei 2022   09:40 Diperbarui: 9 Juni 2022   13:58 2053
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

hanya berjalan kaki, tidak berlari (sumber: dok. Pribadi)
hanya berjalan kaki, tidak berlari (sumber: dok. Pribadi)

Untuk mencapai gunung ini, kami menyewa elf mengingat rombongan kami -Aspala- berjumlah 15 orang dengan rentang usia 11 tahun  sampai 50 tahun. Selain itu agar anggota Aspala bisa istirahat setelah berjalan kaki, tidak menyetir.

Ada dua jalur untuk masuk di Pos Pendakian Gunung Pundak yang masuk dalam pengelolaan Tahura R. Soerjo. Kami melewati Pemandian air panas Pacet -- karena ini Kawasan wisata, setiap orang membayar Rp 15,000-. Setelah itu elf bergerak naik melalui jalan beton melewati kolam pemandian air panas.

 Ternyata letaknya tidak jauh setelah pemandian -hati-hati karena ada satu tikungan yang sangat curam, jadi kendaraan harus gigi 1-

Setiba di Pos Pendaftaran yang juga merupakan Basecamp. Tersedia berbagai fasilitas mulai dari, masjid tempat parkir yang luas, warung, kamar mandi dan tentunya pos pendaftaran. -kami melakukan daftar ulang saja, karena sebelumnya sudah mendaftar online-

Base Camp/Pos Pendaftaran ke Pos 1

awal perjalanan (Sumber: dok.pribadi)
awal perjalanan (Sumber: dok.pribadi)

Jalan kaki dimulai dari sini. Jalur Basecamp ke Pos 1 tidak sulit. Masih aspal yang lebar dan pohon palem di kiri kanannya. Agak naik di sebelah kanan jalan ada penangkaran rusa. -- jika tidak berniat naik bisa melihat rusa disini, monyet liar juga banyak sekali-. Setelah aspal  baru masuk ke jalan setapak yang terbuat dari paving. 

Disekitar jalan setapak ada gazebo-gazebo untuk istirahat. Lepas paving baru kemudian jalan tanah yang disampingnya terdapat pipa air. 

Tidak lama untuk sampai Pos1 -- yang sudah rubuh-. Disebelahnya ada Tandon air juga disediakan kran, jadi jika botol anda kosong dapat mengisinya disitu.

 Estimasi waktu yang diperlukan untuk mencapai Pos 1 sekira 15 menit. -bisa lebih bisa kurang tergantung tingkat kesantaian anda berjalan-.

Pos 1 Ke Pos 2

(sisa) Pos 1 (sumber: dok. Pribadi)
(sisa) Pos 1 (sumber: dok. Pribadi)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun