Mohon tunggu...
Caesar Naibaho
Caesar Naibaho Mohon Tunggu... Guru - Membaca adalah kegemaran dan Menuliskan kembali dengan gaya bahasa sendiri. Keharusan

Pengajar yang masih perlu Belajar...

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Artikel Utama

Latto-latto di Sekolah, Bagaimana Cara Menyikapinya?

13 Januari 2023   10:19 Diperbarui: 13 Januari 2023   15:41 1097
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Demam latto-latto. Sumber gambar: www.kompasiana.com/sonysugiharto1211

Resmi sudah tahun ajaran baru sekolah kembali aktif menyambut kehadiran peserta didik usai libur semester atau libur akhir tahun. Guru dan siswa bergembira ria, saling bersalaman, melepas kerinduan karena setahun sudah tak jumpa.

Canda tawa antara pendidik dan peserta didik membaur dalam optimisme awal tahun 2023 ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya. 

Kegembiraan dan sukacita menjadi penanda hilangnya segala ingatan akan kekurangan maupun keburukan di tahun 2022 itu seiring dengan bergantinya tahun dan juga munculnya harapan ataupun resolusi di tahun 2023 ini.

Balutan keceriaan dan persaudaraan kuat menjadi awal yang baik untuk melangkah bersama dalam kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah.

Tahun 2023 ini sekolah sudah full tatap muka dan ketika hari pertama masuk sekolah, sepertinya ada yang baru, ya suara-suara latto-latto ternyata menghiasi hari pertama masuk sekolah.

Hari pertama sekolah, seperti biasa setelah mengantar anak-anak ke sekolah, saya langsung juga ke sekolah tempat mengajar untuk hari pertama masuk sekolah. Begitu sampai dan memparkirkan kendaraan, telinga saya langsung mendengar dari beberapa ruangan suara ketuk-ketuk seperti yang saya dengar di rumah.

Mendengar suara yang sudah familiar itu, saya tersenyum sambil berkata dalam hati, "Ada siswa bawa latto-latto" dan benar saja di tengah keceriaan siswa yang saling bercanda ria, berkangen ria, ada di beberapa kelas yang membawa latto-latto dan memainkannya.

Diiringi dengan candaan dan tawa, siswa ini juga unjuk gigi memainkan latto-latto. Bahkan dari agak kejauhan sambil melihat saya berjalan ke ruangan laboratorium komputer, mereka menyapa saya sambil memainkan latto-lattonya.

"Pagi Pak..apa kabar?" ujar mereka dari agak kejauhan sambil ada yang memainkan lato-lato, "Pagi nak..." ujar saya sambil terus berjalan.

Beberapa siswa menyambut saya dengan sekedar menyalami, sementara yang bermain latto-latto buru-buru ke kelas menyimpan latto-lattonya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun