Mohon tunggu...
Agung Christanto
Agung Christanto Mohon Tunggu... Guru - guru SMA

Bimantara:Dari nol belajar Menggali dari pengalaman pribadi yang menginspirasi untuk sesama:demah

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Dinamika Motor Tua Pagi Hari

6 April 2024   06:10 Diperbarui: 6 April 2024   06:30 40
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Dinamika Motor Tua Pagi Hari

Di jalanan lengang pagi yang sunyi,
Terdengar deru mesin tua yang berisik.
Sebuah motor tua melaju dengan gagah,
Menembus kabut pagi yang masih pekat.

Motor tua itu penuh dengan cerita,
Telah melewati berbagai perjalanan panjang.
Dari jalanan mulus hingga jalanan berbatu,
Menemani pemiliknya dalam suka dan duka.

Setiap pagi, motor tua itu selalu setia,
Mengantarkan pemiliknya ke tempat kerja.
Walaupun usianya sudah tua,
Semangatnya tak pernah pudar.

Suara knalpotnya yang khas,
Menjadi alarm pagi bagi para tetangga.
Dan asap putih yang mengepul dari mesinnya,
Menandakan bahwa hari telah dimulai.

Motor tua itu adalah simbol perjuangan,
Simbol kegigihan dan keuletan.
Ia mengajarkan kita untuk tidak mudah menyerah,
Dan terus maju dalam menjalani hidup.

Pagi ini, saat aku melihat motor tua itu melaju,
Aku terinspirasi oleh semangatnya.
Aku teringat bahwa hidup ini penuh dengan perjuangan,
Dan kita harus terus maju tanpa kenal lelah.

Di jalanan sunyi pagi yang masih terlelap,
Terpancar dinamika dari mesin tua yang bergetar.
Motor tua melaju dengan gagahnya,
Menembus kabut pagi yang masih menyelubungi.

Usianya telah bertahun-tahun,
Namun semangatnya tak pernah pudar.
Setia menemani pemiliknya,
Dalam setiap langkah kehidupan yang dijalani.

Tiap suara mesinnya menjadi alunan,
Mengiringi langkah-langkah pagi yang baru.
Knalpotnya berdentum, menyapa tetangga,
Dan asap putihnya menari-nari di udara.

Motor tua itu adalah cermin perjuangan,
Simbol keuletan dan kegigihan dalam hidup.
Ia mengajarkan arti pantang menyerah,
Dan terus melangkah maju dalam keterbatasan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun