Mohon tunggu...
Adica Wirawan
Adica Wirawan Mohon Tunggu... "Sleeping Shareholder"

Founder of Gerairasa | "Sleeping Shareholder" | Email: adicawirawan@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Finansial Artikel Utama

Menjadikan "Saham" sebagai Mahar Pernikahan?

12 Juli 2019   09:10 Diperbarui: 15 Juli 2019   00:25 0 12 4 Mohon Tunggu...
Menjadikan "Saham" sebagai Mahar Pernikahan?
Dwian Wahyu Prabawa (26) dan Sherly Wijayanti Kumayas (25) menunjukkan mahar saham dalam pernikahannya di Boyolali, Jawa Tengah (sumber: https:asset.kompas.com)

Pemberian mahar pernikahan yang unik sepertinya sedang menjadi tren di masyarakat. Sebab, beberapa waktu lalu, masyarakat sempat heboh memperbincangkan mahar pernikahan yang diterima Tsamara Amany. Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia itu mendapat mahar berupa buku Risalah BPUPKI dari tunangannya, Ismail Fajrie Alatas.

Pemberian mahar tadi sontak menciptakan "sensasi" di jagat maya. Maklum, buku bukanlah sesuatu yang lazim dijadikan mahar. Umumnya masyarakat lebih memilih emas, uang, atau seperangkat alat salat sebagai mahar. Makanya, begitu ada yang menyerahkan mahar berupa buku, kehebohan pun terjadi.

Pada waktu yang hampir bersamaan dengan pertunangan Tsamara-Ismail, Masyarakat Boyolali juga dihebohkan dengan kasus serupa. Kali ini, kehebohan tersebut terjadi dalam pernikahan Dwian Wahyu Prabawa dan Sherly Wijayanti Kumayas. Kalau Ismail memberikan buku risalah kepada tunangannya sebagai mahar, Dwian sepertinya memiliki "gaya" tersendiri.

Pasalnya, pemuda yang tahun ini genap berusia 26 tahun menghadiahkan mahar berupa 2 lot saham kepada istrinya. Saham yang bernilai Rp 1.580.000 tersebut dicetak dalam wujud warkat dan kemudian disimpan di sebuah bingkai. Pada sesi penyerahan, Dwian dan Sherly tampak tersenyum memperlihatkan mahar saham tadi kepada para tamu yang hadir.

Meskipun tidak menyebutkan saham mana yang dijadikan mahar, Dwian menjelaskan bahwa alasan pemberian saham tadi bukan untuk mencari perhatian masyarakat. Ia sengaja memilih saham sebagai mahar sebagai investasi jangka panjang.

"Saham ini merupakan tabungan yang tidak gampang tergerus dengan inflasi. Kami tidak mengharap bunga. Kami menyimpan uang untuk kebutuhan jangka panjang," kata Dwian seperti dikutip dari laman Kompas.com.

Pemberian saham sebagai mahar pernikahan sejatinya bukan sekali ini terjadi. Pada tahun 2017 silam, Idunk Ace Perdana juga melakukan hal yang sama sewaktu mempersunting istrinya, Annisa Diah Siswantari.

Pada saat itu, Ace mempersembahkan 50.000 lembar saham Sido Muncul (SIDO) sebagai mahar. Saham tadi dibeli di harga Rp 555 per lembar atau setara Rp 27 juta.

Seperti Dwian, Ace beralasan pemberian saham tadi bertujuan untuk investasi jangka panjang. Alasan tersebut boleh jadi tepat. Sebab, kalau terus memegang saham tadi, ia dan istrinya akan menuai untung besar.

Pasalnya, sekarang harga saham SIDO sudah menyentuh harga Rp 1.000 per lembar. Berkat kenaikan tadi, mahar yang sebelumnya bernilai Rp 27 juta kini "terbang" menjadi Rp 50 juta lebih dalam waktu 2 tahun saja!

Setelah membaca cerita di atas, apakah kompasianer yang masih lajang tertarik menjadikan saham sebagai mahar pernikahan? Berikut ada dua cara yang dikutip dari instagram @indonesiastockexchange untuk mewujudkannya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2