Mohon tunggu...
Abioyiq
Abioyiq Mohon Tunggu... ASN

Menulis menyalurkan redundansi agar tak menjadi keruntuhan diri

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Baskara

25 Februari 2020   11:49 Diperbarui: 25 Februari 2020   11:42 30 3 0 Mohon Tunggu...

Ejawantah cinta serupa egoisme
Meminta tanpa memberi kembali
Maka baskara adalah pecinta kawakan
Membakar perlahan dirinya demi kehidupan

Manifestasi cinta adalah penumbuhan
Matang menuju ledakan keunggulan
Maka baskara adalah pemantik daya guna
Menyuguhkan pencapaian titik mulia

Mencinta melahirkan keseimbangan
Maka baskara adalah pecinta tulen
Dihimpunnya objek cinta pada orbit
Dalam syahdu dekapan harmonis

Mencinta menggugat komoditas
Maka baskara memaklumatkan diri sang pecinta ulung
Ia enggan menanam pohon rindang belaka
Lebat daun nan tak kunjung berbuah

Lalu muara cinta adalah perlindungan
Maka baskara menahbiskan otot jiwanya bagi rasa tenteram
Sehingga tak satupun resah boleh singgah
Mencemari damainya ruang batin

Tiada resah untuk cinta yang bertolak
Cinta adalah kesungguhan memberi
Tak soal bagi baskara siapa diberi
Karena siapa tak lagi jadi mutlak

Risaulah kepada dua kebajikan yang bersanding
Tapi tak disertai pertemuan cinta
Sebab dua kebajikan dapat saja bertemu
Meski tak diringi pertemuan jiwa

Baskara tak cemas tentang bentuk cintanya
Selama ia curahkan dalam sahaja kejujuran
Maka hanya kebaikan yang akan hadir di sana
Maka semata-mata ketulusan yang bermukim di sana

Baskara tak butuh pengakuan cinta
Hanya ingin meredakan kegilaan yang membuncah
Baskara tak perlu pamrih dari cinta
Ia hanya ingin dikenang lewat jejak pesonanya

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x