Mohon tunggu...
Abdul Azis
Abdul Azis Mohon Tunggu... Senimam Teater

Mencoba belajar dengan hati-hati, seorang yang berkecimpung di beberapa seni, Tari (kuda lumping), tetaer, sastra.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Gadis Itu Kusebut Pelangi Bertabur Mendung

24 Oktober 2020   06:33 Diperbarui: 24 Oktober 2020   07:01 28 9 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Gadis Itu Kusebut Pelangi Bertabur Mendung
Dokpri Ainul Hidayah

*Gadis itu Kusebut Pelangi Bertabur Mendung*
_____________

Aku bukan mereka yang kerap menyanyjungmu dengan puja
Mengibaratkanmu terlalu jauh jelita
Kadang bagai bunga
Kadang bagai bianglala
Hingga lupa makhluk mana yang sampurna

Yah. indah itu jelas
Tipu muslihat juga mungkin turut berpaut
Siapa tahu hanya untuk memikat lalu menghilang
Meraih hasrat lalu menghempas tutur sumpah

Jujur aku beda
Kau memang bianglala indah
Teduh hingga bola mata tak sanggup berpaling
Namun kau juga di taburi mendung
Hitam diam dalam diri itu pasti

Mungkin kau tersinggung
Bahkan meredup
Lesuh bak ilalang diperbukitan sabana
Bermunajat menukik harap
Pada kuasa yang mencipta tentram

Kemarilah dan bisikku menjahit pijak pikirmu
Kita adalah dua anak manusia yang mungkin patah di tengah perjalanan ataupun sampai bertahta di atas haru pelaminan

Kita sangat jauh dari kata sampurna
Pergunakan lebihmu untuk memagari kurangku
Akupun demikian
Memagari kurangmu dengan lebih yang menimpaku
Sebab esensinya, kita sepasang saling menggenapi, manisku!

Ainul Hidayah,
Kasih,
Puisi berkali-kali menepi
Kita berkali-kali menanti
Pada tulisan kutaburi kata hati
Saling mengerti mimpi paling ingin

Kediri, 23 Oktober 2020
Buah Karya: Abdul Azis Le Putra Marsyah

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x