Sahyul Padarie
Sahyul Padarie Gelandangan Kata-kata yang Hanya Ingin Melebur dalam Puisi-Nya

Pemuda Bugis dan Barista Puisi. selama menjadi kompasianer, puisi-puisinya telah terhimpun dalam buku "Nyanyian Ranting Kayu" (Bogor:Guepedia,2017).

Selanjutnya

Tutup

pilihan

Selimut Merah Seorang Pujangga

16 Februari 2017   18:01 Diperbarui: 16 Februari 2017   18:11 166 0 0
Selimut Merah Seorang Pujangga
sumber foto: www.byricardomarcenaroi.blogspot.com

Kamu kira aku pujangga
Yang menelurkan sajak-sajak cinta
Dari petikan bunga asmara
Kemudian kunisbatkan dalam lamunan rindumu
Yang katamu itu menyiksaku

Kuhilir kepunjangganku
Membawanya ke arus-arus yang kotor
Masihkah kau mau membaca sajak-sajakku
Seperti jari manis
Yang dipercincingi rotan layu

Aku mau bersembunyi saja di balik selimut merahku
Mengangan-angankanmu di balik bayang
Yang kubawa pulang darimu
Sebagai oleh-oleh perjumpaan dahulu

Kita atau hanya aku saja
Yang mewacanakan mimpi-mimpi tak lagi dinikmati di atas pembaringan
Jauh dari yang tak terpikirkan
Aku menginginkanmu
Bersama kita berpelukan
Dalam selimut merah kala hujan