Mohon tunggu...
Choirul Rosi
Choirul Rosi Mohon Tunggu... Penulis - Penulis cerpen yang hobi membaca buku dan novel

Cerita kehidupan yang kita alami sangat menarik untuk dituangkan dalam cerita pendek. 🌐 www.chosi17.com 📧 choirulmale@gmail.com IG : @chosi17

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

Teana - Ad Dar Al Hamra (Part 22)

20 Agustus 2018   07:36 Diperbarui: 21 Agustus 2018   05:13 877
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

***

Pagi itu udara cukup dingin. Kota Petra diselimuti kabut. Aktivitas penduduk belumlah nampak. Matahari belum terlihat muncul di langit.

Dalam keheningan suasana Kota Petra, Penginapan Al Anbath terlihat sibuk. Beberapa pedagang yang masih berbalut jubah tebal dan selendang melingkari leher, sedang sibuk merapikan barang dagangan mereka. Tak ketinggalan juga rombongan Tuan Ghalib yang  telah bersiap untuk meninggalkan penginapan.

"Almeera, jangan lupa pesanku semalam. Kau harus bisa melayani semua pelanggan kita dengan baik. Apapun yang terjadi, mereka adalah raja bagi kita. Jangan pernah mengecewakan pelanggan kita Almeera."

"Iya Tuan, hamba paham pesan Tuan. Lekaslah kembali Tuan." ucap Almeera. Lalu ia menyerahkan bungkusan kain berisi keperluan majikannya itu.

"Tentu Almeera." jawab Teana.

Tak lama kemudian, prajurit kerajaan melapor kepada Tuan Ghalib bahwa semua barang telah mereka kemasi. Tuan Ghalib segera memerintahkan anak buahnya untuk berangkat  menuju Kota Hegra.

***

Dalam perjalanan menuju Kota Hegra, Teana tidak pernah jauh dari Ayahnya. Ia selalu berada disamping unta milik Ayahnya. Sepanjang perjalanan itu terasa menyenangkan bagi Teana. Sebab banyak hal yang diceritakan oleh Ayahnya yang selama ini belum pernah ia dengar. Termasuk kekacauan yang sedang terjadi di Kota Hegra.

"Jadi dalam beberapa bulan terakhir ini keadaan Kota Hegra kacau?"

"Benar, lebih tepatnya mencekam. Keadaan Kota Hegra mulai tidak aman bagi para penduduk. Hampir di penjuru kota selalu ada kejadian aneh setiap hari."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
  12. 12
  13. 13
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun