Ibu

10 April 2013 08:33:52 Dibaca :

Ibu

Ibu .... Masih ingat tidak ? Di dusun Karangwinong Ketika itu umurku 8 tahun Rumah kita sederhana Lantainya tanah Dindingnya anyaman bambu Dapur kita pawon Air kita timba dari sumur Diatasnya sumur pohon bambu nan rimbun Kadang bulu bambu itu jatuh ke dalam air sumur Engkau menyebutnya lugut Lugut itu menyebabkan badanku gatal Jadi aku punya alasan untuk mandi di kali Halaman rumah kita Berbatasan dengan kuburan Kuburan keluarga Pak Lurah Dari samping rumah kita Terlihat kuburan orang-orang kampung Aku selalu tidak berani ke sumur sendirian Atau menyapu halaman samping rumah Kalau terpaksa Pasti aku selesaikan cepat-cepat Bu Dibelakang rumah kita ada dua pohon mangga Pohon mangga yang berbuah ayam Seumur kita ditinggal di rumah itu Belum pernah panen mangga Tapi setiap pagi ayam beterbangan turun dari dahannya He..he...ayam kita memang tidurnya di dahan pohon mangga Dari para ayam itu Engkau menyediakan kami makanan bergizi Telur ayam yang lezat Kalau sudah tua Pasti engkau akan menyembelihnya dan membuatkan kami opor Ibu Aku ingat Waktu itu  bertiga Aku dan dua adik Adik bungsu belum lahir Kita duduk di depan rumah kita Diatas batu-batu Engkau menyuapkan makan ke mulut kami Nasinya hangat lauk sayur kacang panjang dan tempe goreng Rasanya enaaak sekali Engkau menyuapkan dengan cinta Ibu Aku ingat sekali Karena sir sumur kita sering masuk lugut Engkau membawa cucian ke kali Sebakul besar kau bawa ke kali Kali itu  jauh letaknya dari rumah kita Berangkat pagi-pagi biar tidak kena panas matahari Dengan hati-hati kau meniti pematang sawah Kau bawa bakul di pinggangmu Pasti berat bakul yang berisi baju basah itu Tapi kau melakukankannya dengan senang hati Aku paling senang membantumu menjemur baju-baju itu Karena aku bisa maen petak umpet dengan adik Terima  kasih ku untukmu Bu Atas payahmu ketika mengandungku Atas keringat dan darahmu ketika melahirkan aku Untuk air susu yang kau teteskan ke mulutku Atas kantukmu ketika menjagaku Atas air matamu ketika mengkhawatirkanku Terima kasih atas cinta dan kasih sayang Atas pelukan dan ciuman tulusmu Atas semua pengorbanan dan perjuanganmu Aku tidak mampu membalas semua yang telah kau lakukan untukku Aku tidak kuasa memberikan cinta, kasih sayang, pengorbanan dan perjuangan Sebagaimana yang telah engkau lakukan pada ku Robbana Pintaku kepadaMu Karuniakanlah kepada Ibuku SurgaMu...... Amin ya robbal 'Alamin aku yang sedang rindu pada ibu ....

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?