HIGHLIGHT

Malas Pacaran, Enakan Fesbukan!

14 Agustus 2011 09:53:07 Dibaca :

Suatu sore pada Sabtu hari, dua gadis remaja terlihat asyik dalam pembicaraan dan ini yang sempat terekam.

"May, gue mau cabut dulu ya. Cowok gue mau jemput ajak ke pesta temannya ulang tahun. Loe gak punya cowok lagi?"

"Kalo gue sih udah malas pacaran, Din. Udah malas disakitin. Cowok-cowok mau enaknya, setelah itu ditinggal. Enakan fesbukan aja di kamar atau di kafe sendirian. Lebih asyik dan hepi kok, Din!"

"Gimana sih loe, May? Enakan pacaran sama cowok yang kelihatanlah. Mesranya berasa gimana gitu. Pasti loe juga tahu, kan!? Kalau cuma chatting-chatingan di dunia maya mana berasa sensasinya?! Payah loe!"

"Gak juga loh, Din! Malah gue nikmatin banget berselancar di internet. Asyik punya. Bikin gue bisa ketawa dan hepi!"

"Ya udah deh, gue duluan! Selamat berfesbukan nanti malam ama cowok-cowok virtualmu." # Malas pacaran dan enakan fesbukan! Masa sih? Bisa saja, masing-masing orang memiliki kesenangan. Pada jaman kemajuan teknologi internet sekarang ini telah lahir sebuah dunia yang tak kalah ramai dengan dunia nyata. Dunia maya atau virtual orang-orang menyebutnya.

Saya yakin tidak sedikit remaja sekarang ini yang lebih asyik bercumbu ria atau menghabiskan waktunya di dunia maya. Setiap hari lebih memilih berinteraksi di dunia ini bersama teman-teman baik yang yang sudah dikenal maupun yang masih belum dikenal secara nyata dari berbagai belahan dunia.

Bila sudah begitu, bisa lupa waktu untuk makan dan mandi, karena hanya duduk di depan komputer atau laptop banyak hal yang bisa dilakukan dan menjelajahi dunia. Biayanya murah meriah lagi.

Tapi kalau sampai malas pacaran, saya kira, dunia maya atau berfesbuk ria hanyalah sebagai pelarian saja. Kalau untuk remaja yang normal, mana tahan kalau sampai tidak pacaran?

Malahan tidak sedikit manusia yang memanfaatkan kegiatan fesbukan untuk mencari pasangan dijadikan pacar pada dunia nyata.

Namun kalau dipikir-pikir apa yang dikatakan si gadis yang dipanggil May, bahwa ia lebih memilih fesbukan daripada pacaran di dunia nyata, mungkin juga terjadi pada kita.

Daripada susah payah lebih asyik berpacaran atau berselingkuh di dunia maya saja. Gampang, aman, dan hemat biaya namun memberikan sensasi tersendiri. Bagaimana ini???!

Pada saat dunia semakin maju dan teknologi menguasai manusia, seharusnya manusia bisa lebih bersikap bijak menghadapinya, namun justru terjerumus ke dalamnya. Kalau sudah begitu, apa jadinya dunia dan kata Tuhan?

Katedrarajawen

/katedrarajawen

TERVERIFIKASI (BIRU)

"Merindukan Pencerahan Hidup Melalui Dalam Keheningan Menulis"
______________________________
Saat berkarya, kau adalah seruling yang melalui hatinya bisikan waktu terjelma menjadi musik...dan berkarya dengan cinta kasih: apakah itu? Itu adalah menemun kain dengan benang yang berasal dari hatimu, bahkan seperti buah hatimu yang akan memakai kain itu....
[Kahlil Gibran, Sang Nabi]

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?