Perbandingan Kurikulum Pendidikan Negara Federasi Rusia dan NKRI

11 Januari 2011 15:56:00 Dibaca :

A. Pedahuluan


I. Latar Belakang


Secara umum, hakekat pendidikan diartikan sebagai upaya mengembangkan kualitas pribadi manusia dan membangun karakter bangsa yang dilandasi nilai-nilai agama, filsafat, psikologi, sosial budaya, dan ipteks yang bermuara pada pembentukan pribadi manusia bermoral dan berakhlak mulia dan berbudi luhur. Pendidikan diartikan juga sebagai upaya untuk mengembangkan sumber daya manusia yang memiliki idealisme nasional dan keunggulan profesional,serta kompetensi yang dimanfaatkan untuk kepentingan bangsa dan Negara


Setiap bangsa pasti memiliki sistem pendidikan. Dengan sistem pendidikan itu,suatu bangsa mewariskan segala pengalaman, pengetahuan, keterampilan dan sikap, agama dan ciri-ciri watak khusus yang dimilikinya dengan cara tertentu kepada generasi, agar nantinya, mereka dapat mewariskannya dengan sebaik-baiknya. Melalui sitem pendidikan itu, suatu bangsa dapat memelihara dan mempertahankan nilai-nilai luhur, serta keunggulan-keunggulan mereka dari generasi ke generasi.


Sejalan dengan tumbuhnya ilmu-ilmu sosial pada akhir abad 19 yang dalam perkembangan pesatnya kemudian tertuju perhatiannya pada pengakuan adanya hubungan yang dinamis antara pendidikan dengan masyarakat atau negara tertentu. Pendidikan dipandang sebagai cerminan dari suatu masyarakat atau bangsa, dan sebaliknya suatu masyarakat atau bangsa dibentuk oleh sistem pendidikannya


Dalam rangka pemenuhan tuntutan perkembangan zaman, maka lembaga pendidikan dewasa ini juga melakukan suatu penilaian atau evaluasi diri dalam rangka meningkatkan mutu pendidikam yang dikenal dengan akreditas sekolah yang dilaksanakan oleh sutu badan yang bernama Badan Akreditasi Nasional, dan meningkatkan relevansi, atmosfir akademik, pengelolaan institusi, efisiensi dan keberlanjutan pendidikan tinggi.


Rusia sebagai salah satu Negara yang dahulu merupakan kekuatan terbesar didunia (saat menjadi bagian Uni Soviet) sekarang ini mengalami ketertinggalan dari berbagai Negara eropa lainnya dan Negara yang dulunya saling bersaing dengan Rusia. Berdasarkan data Human Development Index (HDI) yang dikeluarkan oleh UNESCO Rusia berada pada urutan ke – 71 sedangkan Indonesia berada pada ururtan 111, namun dari segi perinkat Education Development Index (EDI) yang dirilis oleh UNESCO Rusia berada pada urutan ke 45 sedangkan Indonesia berada pada urutan ke 45. Dari data yang dikeluarkan UNESCO tersebut terlihat bahwa walaupun Negara Rusia berada pada peringkat ke-71 dari segi HDI namun untuk segi pendidikan Rusia berada peringkat ke-45.


Dari data tersebut terlihat bahwa Negara Rusia sangat memperhatikan tingkat perkembangan pendidikannya. Sementara untuk Indonesia antara peringkat HDI dan EDI relative sama yaitu 111 dan 109. Salah satu yang menjadi ketertarikan kami dalam melakukan komparatif antara Negara Rusia dan Indonesia adalah bagaimana Quality control system pendidikan di Indonesia dan Rusia



II. Pembatasan Masalah


Adapun yang menjadi pembahasan pada makalah ini adalah tentang struktur kurikulum pada pendidikan dasar dan bagaimana quality control system pendidikan kedua Negara.



III. Rumusan Masalah


Dari latar belakang yang telah diuraikan diatas dapat dibuat suatu rumusan masalah sebagai berikut :


1. Bagaimana struktur kurikulum pada jenjang pendidikan dasar di Negara Rusia dan Indonesia;


2. Bagaimana quality control (akreditasi) system pendidikan di Negara Rusia dan Indonesia.



IV. Tujuan dan Manfaat


Adapun yang menjadi tujuan dalam penulisan makalah study komparatif ini adalah :


1. Untuk melihat persamaan dan perbedaan pendidikan di Indonesia dan Rusia.


2. Menerapkan berbagai kelebihan yang dimiliki Negara Rusia untuk dapat diterapkan dalam system pendidikan di sekolah masing-masing


Sedangkan manfaat yang didapat adalah :




  1. Sebagai acuan dalam upaya mengembangkan pendidikan di Indonesia supaya dapat berkembang menjadi lebih maju.
  2. Memperoleh suatu solusi dalam rangka pengembangan dunia pendidikan di Indonesia.















B. Pembahasan



I. Letak Negara


a) Nama Negara : Rusia


Letak Negara : Eropa Timur


Bahasa Resmi : Росси́я atau Rossiya


Bertetangga : Sebelah Utara: berbatasan dengan Samudra Arktik (Kutub Utara)


Sebelah Timur: Republik Rakyat Cina, Mongolia,Samudra Pasifik utara meliputi Laut Jepang, Laut Okhotsk, dan Selat Bering


Sebelah Barat: Berbatasan dengan Norwegia dan Finlandia, negara-negara Baltik yakni Estonia dan Latvia serta Belarus dan Ukraina


Sebelah Selatan: Laut Hitam, Georgia dan Azerbaijan, Laut Kaspia, Kazakhstan.


b) Nama negara : Negara Ksesatuan Republik Indonesia (NKRI)


Letak Negara : Asia Tenggara


Bahasa Resmi : Bahasa Indonesia


Bartetangga : di barat Malaysia


di timur Papua Nugini


di Utara Philipina


di selatan Australia




A. Jenjang Pendidikan







No




Aspek yang dibandingkan




Indonesia




Rusia








1




Pendidikan Dasar




Terdiri dari SD dan SMP atau MTs sederajat.




· Di Rusia pendidikan dasar dikenal dengan pendidikan umum. Ada tiga jenis Pendidikan umum utama, pendidikan dasar umum dan pendidikan umum lengkap










SD


Usia sekolah




· Dimulai dari usia 6-7 tahun ditempuh selama 6 tahun dari kelas 1 – 6. Disebut SD





· Dikenal dengan pendidikan umum utama selama 4 tahun dimulai dari umur 6 tahun disebut Pendidikan Umum Utama









Waktu belajar




· Waktu belajar selama 34-38 minggu efektif/ tahun, jumlah jam belajar 26-28 / minggu.




· Waktu belajar 34 minggu / tahun, jumlah jam belajar 27-38 /minggu









Jumlah bulan / tahun pelajaran




· Bulan Juli s/d Juni




· Bulan September s/d awal Juni






Perbandingan Struktur kurikulum tingkat SD


Negara Rusia







Mata Pelajaran




Tahun Belajar (Kelas)






1




2




3




4






Bahasa Rusia




3




3




3




3






Sastra




4




4




4




4






Seni




2




2




2




2






Ilmu Sosial




2




2




2




2






Ilmu Alam




2




2




2




2






Matematika




4




4




4




4






Pendidikan Fisika




2




2




2




2






Teknologi




2




2




2




2






Jumlah




19




19




19




19






Mulok




1




3




5




5






Beban Wajib




20




22




24




24






Mata pelajaran pilihan




2




3




3




3






Total




22




25




27




27






Jumlah Minggu belajar tiap tahun




33




34




34




34





Sumber : http://en.russia.edu.ru/edu/description/sysobr/1521/


Negara Indonesia







Komponen




Kelas dan Alokasi Waktu






I




II




III




IV, V, dan VI






A. Mata Pelajaran




Pendidikan Tematik




3






1. Pendidikan Agama








2. Pendidikan Kewarganegaraan





2






3. Bahasa Indonesia





5






4. Matematika





5






5. Ilmu Pengetahuan Alam





4






6. Ilmu Pengetahuan Sosial





3






7. Seni Budaya dan Keterampilan





4






8. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan


Kesehatan





4






B. Muatan Lokal





2






C. Pengembangan Diri





2*)






Jumlah




26




27




28




32





Sumber : Puskur Balitbang Depdiknas



Berdasarkan uraian diatas terlihat bahwa terdapat beberapa perbedaan antara pendidikan tingkat Sekolah Dasar di Indonesia dan Rusia yaitu lamanya pendidikan SD ditempuh dimana di Indonesia lama pendidikan SD selama 6 tahun, sedangkan di Negara Rusia berlangung selama 4 tahun. Dan juga lamanya waktu belajar di Indonesia berlangsung selama lebih kurang 12 bulan, sedangkan di Rusia berlangsung selama 10 bulan namun dari sisi jam belajar perminggu di Rusia jam belajarnya jauh lebih panjang dibandingkan dengan Indonesia, dari sini terlihat bahwa pembelajaran di Negara Rusia berlangsung dengan efektifitas yang baik dari segi waktu. Efektifitas inilah yang menjadi salah satu penyebab lebih majunya pendidikan di Rusia dibandingkan dengan Indonesia.


Berdasarkan struktur kurikulum yang diberlakukan bahwa di Indonesia untuk kelas 1 – 3 mata pelajaran yang diberikan adalah sama yaitu tematik. Sedangkan di Rusia untuk siswa pada kelas 1 sudah diberikan mata pelajaran dengan beragam jenis, pemberian mata pelajaran dari kelas 1 ini diharapkan lebih memberikan persiapan kepada peserta didik untuk jenjang kelas berikutnya selain itu juga dari tingkat kelas 1 SD peserta didik sudah diberikan dengan berbagai mata pelajaran yang bervariasi seperti teknologi, fisika, sastra, seni dan juga mata pelajaran pilihan dengan adanya mata pelajaran ini siswa akhirnya menjadi lebih siap ketika mengahadapi pelajaran pada jenjang yang lebih tinggi karena sudah memiliki dasar sejak kelas 1 SD. Berbeda dengan Indonesia dimana mata pelajaran tadi baru diperkenalkan untuk tingkat SMP.



Pendidikan di tingkat SMP







No




Aspek yang dibandingkan




Indonesia




Rusia








1




SMP


Usia sekolah




· Dimulai dari usia 13 tahun ditempuh selama 3 tahun dari kelas VII-IX. Disebut SMP atau sederajat





· Dikenal dengan pendidikan umum utama dasar selama 5 tahun dimulai dari umur 13 tahun disebut Pendidikan Dasar umum






2




Waktu belajar




· Waktu belajar selama 34-38 minggu efektif/ tahun, jumlah jam belajar 32-36 / minggu.




· Waktu belajar 34 minggu / tahun, jumlah jam belajar 27-38 /minggu






3




Jumlah bulan / tahun pelajaran




· Bulan Juli s/d Juni




· Bulan September s/d awal Juni








Perbandingan Struktur kurikulum tingkat SMP


Negara Rusia







Mata Pelajaran




Tahun Belajar (Kelas)






5




6




7




8




9






Bahasa Rusia




3




3




3




3




3






Sastra




8




8




6




5




5






Seni




2




2




2




2




-






Ilmu Sosial




2




2




2




3




4






Ilmu Alam




2




3




6




8




8






Matematika




5




5




5




4




5






Pendidikan Fisika




2




2




2




2




2






Teknologi




2




2




2




3




3






Jumlah




26




27




28




30




30






Mulok




3




3




4




2




3






Beban Wajib




29




30




32




32




33






Mata pelajaran pilihan




3




3




3




3




3






Total




32




33




35




35




36






Jumlah Minggu belajar tiap tahun




34




34




34




34




34





Sumber : http://en.russia.edu.ru/edu/description/sysobr/1521/



Negara Indonesia







Komponen




Kelas dan Alokasi Waktu






VII




VIII




IX








A. Mata Pelajaran









1. Pendidikan Agama




2




2




2






2. Pendidikan Kewarganegaraan




2




2




2






3. Bahasa Indonesia




4




4




4






4. Bahasa Inggris




4




4




4






5. Matematika




4




4




4






6. Ilmu Pengetahuan Alam




4




4




4






7. Ilmu Pengetahuan Sosial




4




4




4






8. Seni Budaya




2




2




2






9. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan




2




2




2






10.Keterampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi




2




2




2






B. Muatan Lokal




2




2




2






C. Pengembangan Diri




2*)




2*)




2*)






Jumlah




32




32




32





Sumber : Puskur Balitbang Depdiknas


Berdasarkan data diatas terlihat bahwa untuk tingkat pendidikan pada SMP bahwa perbedaannya masih sama dengan perbedaan yang terdapat pada tingkat SD. Namun untuk struktur kurikulumnya sendiri di Rusia untuk tingkat SD dan SMP masih sama dalam hal mata pelajaran namun berbeda dengan dari jumlah jam pelajaran atau beban belajar yang diberikan. Namun di tingkat SMP untuk untuk tiap kelas beban belajar yang diberikan bisa berbeda dari sini terlihat bahwa pendidikan di Negara Rusia mempertimbangkan antara beban belajar yang harus diterima siswa dengan beban belajar secara umum dalam arti bahwa beban belajar pada suatu mata pelajaran bisa mengalami kenaikan atau penurunan untuk tiap tingkatan kelas, namun beban belajar secara komulatif tiap tingkat kelas mengalami kenaikan ataupun konstan. Berbeda dengan Indonesia dimana beban belajar yang diterima siswa untuk tingkat SD semuanya sama untuk tiap tingkatan kelas. Dari sini terlihat bahwa penyesuaian antara beban belajar pada pendidikan Dasar di Negara Rusia lebih baik dan akomodatif dibandingkan dengan negara Indonesia.


Selain itu untuk negara Indonesia beban belajar dan jumlah mata pelajaran antara tingkat SD dan SMP terjadi perbedaan yang cukup besar sehingga siswa diharuskan untuk melakukan adaftasi yang cukup keras sehingga siswa biasanya akan lebih banyak mengalami kesulitan dalam belajar, hal inilah yang menjadi salah satu faktor penghambat keberhasilan belajar siswa, sedangkan di Negara Rusia untuk siswa tingkat SMP siswanya sudah mempunyai pengetahuan dasar yang cukup untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi, karena semua mata pelajaran yang diberikan untuk tingkat SD dan SMP adalah sama. Berdasarkan data struktur kurikulum juga terlihat bahwa peningkatan beban belajar di SMP di Negara Indonesia sangat drastis dan juga jauh lebih banyak dibandingkan dengan beban belajar (mata pelajaran) yang diberikan untuk siswa di negara Rusia dan banyak pihak yang menganggap beban belajar ini masih terlalu berat untuk siswa pada tingkat SMP.



III. Akreditas Sekolah


Akreditas merupakan Akreditasi sekolah adalah kegiatan penilaian (asesmen) sekolah secara sistematis dan komprehensif melalui kegiatan evaluasi diri dan evaluasi eksternal (visitasi) untuk menentuksn kelayakan dan kinerja sekolah.







No




Aspek yang dibandingkan




Indonesia




Rusia








1




Landasan hukum




· Permen No 52 Th 2008




· State Accreditation of Non-University and University Level Higher Education Establishments of 30 November 1994.






2




Apa Tujuan Akreditasi Sekolah




· menentukan tingkat kelayakan suatu sekolah dalam menyelenggarakan layanan pendidikan dan


· memperoleh gambaran tentang kinerja sekolah




· Penentuan / pengakuan terhadap type instiusi (pendidikan umum, pendidikan keahlian, non universitas atau pendidikan tinggi yang menjaukan diri untk diakrditasi


· Pengakuan terhadap jenis intstitusi pendidikan (univeristas, akademi, sekolah teknik, keterampilan) yang mengklaim berhak untuk mendapat akreditas.


· Penentuan besaran bantuan dana yang diberikan pemerintah.






3




Aspek penilaian




· Komponen standar isi;


· Komponen standar proses


· Komponen standar kompetensi lulusan


· Komponen standar pendidik dan tenaga kependidikan


· Komponen standar sarana dan prasarana,


· Komponen standar pengelolaan,


· Komponen standar pembiayaan,


· Komponen standar penilaian.




· Penentuan / pengakuan terhadap type instiusi


1.Keseuaian isi kurikulum terhadap kurikulum Negara Federasi.


2.Informasi tentang proses dan penelitian yang dihasilkan


3.Pengetahuan standar minimum pengetahuan lulusan















· Pengakuan terhadap jenis institusi :


1. Daftar jenis jurusan dan programnya.


2. Kemungkinan lulusan untuk melanjutkan kejenjang yg lebih tinggi


3. Jenis dan jumlah penelitian yang dilakukan.


4. Materi pengajaran yang telah disusun oleh tenaga pengajar.


5. Komposisi antara peneliti dan tenaga pengajar.


6. Peluang kerja lulusan dan penerapan hasil penelitian.


7. Sarana lembaga.


8. Kerjasama internasional


9. Kegiatan lembaga sebagai pusat kebudayaan dan pendidikan






4




Lembaga penyelenggara / Penilai




BAN (Badan Akreditas Sekolah)




State Accreditation Committee






Dari data diatas terlihat bahwa akreitasi di Negara Rusia sudah jauh dimulai sebelum Indonesia, selain itu perbedaan mendasar antara hasil akreditasi sekolah di Indonesia dan Rusia adalah dimana hasil akreditasi di Negara Rusia selain memberikan suatu piagam akreditas tingkat akreditasi sekolah juga digunakan untuk menentukan besarnya dana yang diberikan untuk lembaga yang bersangkutan sehingga sekolah akan berusaha sebaik mungkin untuk dapat meningkatkan nilai akreditasi sekolah yang berimplikasi pada peningkatan kualitas lembaga baik dalam pelayanan ataupun proses yang dilaksanakan. Sementara di Indonesia hasil dari akreditasi suatu sekolah hanyala sebuah status sekolah dan tidak ada implementasi terhadap besaran bantuan dana yang akan diterima sekolah, sehingga pihak sekolah kurang termotivasi untuk meningkatkan nilai akreditasi lembaganya.


Selain itu tingkat akreditasi sekolah juga dinilai dari bagaimana penerimaan lapangan kerja terhadap lulusan dan juga peluang penerimaan lulusan untuk melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi dari sini terlihat bahwa aspek penilaian akreditas sekolah di Rusia lebih kompleks, bahkan untuk tingkat jenjang pendidikan menengah dinilai bagaimana hubungan secara internasional. Tetapi untuk jenjang pendidikan dasar sendiri aspek penialain yang dilakukan di Indonesia jauh lenbih lengkap di bandingkan Rusia.




















Kesimpulan



Struktur kurikulum pada jenjang pendidikan dasar dinegara Rusia berbeda untuk tiap tingkatannya dengan jumlah mata pelajaran yang lebih sedikit namun jam belajar yang lebih banyak perminggu di banding dengan Indonesia tetapi secara pertahun waktu belajar di Negara Rusia lebih singkat di bandingkan dengan Indonesia.


Selain itu jumlah mata pelajaran yang diterima siswa pada jenjang pendidikan dasar tidak mengalami perubahan namun dari segi jam belajar perminggu terdapat perubahan, sedangkan di Negara Indonesia jumlah mata pelajaran dan jam belajar sama untuk semua tingkatan pada jenjang pendidikan Darsar terutama tingkat SMP sedangkan tingkat SD berbeda untuk kelas 1-3 dan kelas 4-6. Dan juga jumlah mata pelajaran yang diberikan di Indonesia lebih banyak baik untuk SD maupun SMP.


Sementara akreditasi di Negara Indonesia hanya bertujuan menentukan tingkat sekolah dan tidak terdapat perbedaan terhadap bantuan yang diberikan untuk sekolah dengan tingkat akreditas yang berbeda, sedangkan di Rusia hasil akreditas sekolah digunakan untuk menentukan tingkat bantuan yang diterima sekolah sehingga menjadi pemacu dalam meningkatkan kualitas sekolah.


Aspek ataupun criteria utama akreditasi pendidikan dasar di Indonesia jauh lebih banyak dibandingkan dengan Rusia namun untuk aspek pendukung lainnya Rusia lebih banyak terutama untuk jenjang pendidikan yang lebih tingu aspek penilaian









DAFTAR PUSTAKA



Tim BSNP. 2006. Panduan Penyusuan Kurikulum Tingkat Satuan Jenjang Pendidikan Dasarn dan Menengah. Jakarta. BSNP


Balitbang Puskur. 2006. Kebijakan Pengembangan Kurikulum. Jakarta. Balitbang Puskur Depdiknas


Permen No.52 tahun 2008 tentang criteria Akreditasi Sekolah


UU SISDIKNAS No. 20 Tahun 2003


http://akhmadsudrajat.files.wordpress.com/2008/12/instrumen-akreditasi-sma-akhmadsudrajatcocc.pdf diakses tanggal 15 April 2010


http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/02/03/akreditasi-sekolah/ diakses tanggal 15 April 2010


http://ban-pt.depdiknas.go.id/bb09/se20090310-609.pdf diakses tanggal 15 April 2010


http://countrystudies.us/russia/52.htm diakses tanggal 15 April 2010


http://en.russia.edu.ru/edu/description/sysobr/1521/ diakses tanggal 15 April 2010


http://english.pravda.ru/main/18/88/351/14475_education.html diakses tanggal 15 April 2010


http://russian-crafts.com/customs/education.html diakses tanggal 15 April 2010


http://www.ban-sm.or.id/ diakses tanggal 15 April 2010


http://www.hardja-sapoetra.co.cc/2010/03/sistem-pendidikan-di-rusia-perbandingan.html diakses tanggal 15 April 2010


http://www.ibe.unesco.org/International/ICE47/English/Natreps/reports/ russia_ocr.pdf diakses tanggal 15 April 2010


KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?